Efektivitas Konseling Eksistensi Humanistik dengan Kebermaknaan Hidup pada Tunanetra

Ni Ketut Jeni Adhi

Abstract


Abstrak. Akibat dari kondisi disabilitas yang dialami, penderita tuna netra kerap kali merasa kehilangan makna hidup. Penelitian ini hendak menguji implementasi konseling eksistensi humanistik pada peningkatan makna hidup penderita tuna netra. Lima orang penderita tunanetra dipilih untuk mengikuti konseling eksistensi humanistik. Sesi konseling terdiri atas tujuh sesi yang masing-masing sesi dirancang untuk meningkatkan pemahaman diri hingga perubahan sikap. Hasil uji analisis menggunakan teknik Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kebermaknaan hidup dari partisipan penelitian setelah melalui sesi konseling. Implikasi konseling humanistik dan kebermakanaan hidup pada penelitian ini dibahas lebih lanjut.
Kata kunci: kebermaknaan hidup, konseling eksisteni, humanistik, tuna netra

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.