PKM Pengolahan Hidangan Appetizer serta Pengetahuan Enterpreneurship bagi PWDK GKPB Jemaat “Betesda” Lalanglinggah Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan Bali

Ni Made Erpia Ordani Astuti, I Wayan Suryanto, I Putu Pranatha Sentosa, I Gusti Ayu Agung Sinha Diarini, I Ketut Suartana

Abstract


ABSTRAK
Persekutuan Wanita Dian Kristawati (PWDK) GKPB Jemaat “Betesda” Lalanglinggah
beralamat di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten
Tabanan, Propinsi Bali. Penduduk/masyarakat Desa Lalanglinggah memiliki banyak potensi
yang bisa dikembangkan. Mayoritas penduduk atau kepala keluarga di Desa Lalanglinggah
memiliki mata pencaharian sebagai petani dan beberapa sebagai pelaku pariwisata, sedangkan
kaum wanita atau ibu-ibu mayoritas sebagai ibu rumah tangga, yang setiap hari menyelesaikan
pekerjaan rumah tangga. Penghasilan rumah tangga yang bersumber dari satu orang sebaiknya
dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang produktif. Ibu rumah tangga
diharapkan mampu memberikan kontribusi penghasilan untuk menambah pendapatan keluarga,
salah satu cara dengan meningkatkan keterampilan dalam bidang produksi kue atau jajanan
yang bisa dijual. Kemampuan atau keterampilan dalam memproduksi kue/jajanan adalah potensi
yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan kue atau jajanan yang berkualitas baik,
penampilan menarik, memiliki rasa yang enak, sehat, dan aman untuk dimakan. Untuk
membantu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Ibu-ibu PWDK GKPB Jemaat
“Betesda” Lalanglinggah dalan hal pengolahan kue/jajanan, maka Program Studi Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga menjawab kebutuhan tersebut, dengan memberikan pelatihan dan
pendampingan pengolahan hidangan appetizer (pembuatan macaroni schotel dan risol mayo.
Luaran dari kegiatan ini meliputi: Ibu-ibu PWDK GKPB Lalanglinggah dan Selabih memiliki
pengetahuan tentang bahan-bahan, peralatan serta memiliki keterampilan dalam penerapan
metode yang dipergunakan dalam proses pengolahan/pembuatan macaroni schotel dan risol
mayo. Penataan dan pengemasan produk yang menarik sehingga menambah nilai jual dari
produk macaroni schotel dan risol mayo.
Kata kunci: pengolahan, appetizer, macaroni schotel, risol mayo, pendampingan.
ABSTRACT
The Women Fellowship of Dian Kristawati (Persekutuan Wanita Dian Kristawati/PWDK) of
GKPB of “Bethesda” Lalanglinggah Congregation is located on Denpasar-Gilimanuk
Highway, West Selemadeg District, Tabanan Regency, Bali Province. The local community of
Lalanglinggah Village has potential for development. Mostly heads of family are farmers and
some of them are employed at tourism sector. Most of female are housewives and busy with the
household chores. To help generate family income preferably more than one member of
household is able to work, therefore, it is expected that either the housewives or youths are also
trained to be productive and innovative enable them to contribute to the family income. The
training includes producing cakes to sell. Community ability and willingness to be trained are
high potentially to produce good quality cakes that looks appetiting, deliciously taste, and
healthy for consumption.
The Study Program of Family Education of the Faculty of Economics and Humanities, Dhyana
Pura University, undertook a training program entitled “Training and Assistance of Appetizer
Making Process (The making of Macaroni Schotel dan Risol Mayo)” to the Women Fellowship
of GKPB of “Betesda” Lalanglinggah Congregation. The result shows that all women in the fellowship are knowledgeable of the materials, equipment and the method needed to produce Macaroni Schotel and Risol Mayo. In addition, the result also shows that they can arrange the products to make them looks appetiting and have more selling value.
Keywords: Processing, Appetizers (Macaroni Schotel and Risol Mayo), supervising

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.