PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI DI DESA CATUR

Main Article Content

Carolina Widyawati
I Wayan Surya Aryasa Adiprawira
Indra Tirta Saman
Yoanita Theresia Sina
Alfredo Umbu Londong
I Gede Putu Sedana Putra
Marcianus Raya Goa
Aldy Wulang Kambombu
Krisantus Markus Dede
Putu Indah Lestari
Ni Wayan Nursini

Abstract

Desa Catur merupakan desa yang terletak di Kintamani, Kabupataen Bangli yang
terdiri dari 3 banjar adat yaitu Banjar Munsengan, Banjar Lampu, dan Banjar Catur. Desa
Catur merupakan desa agrowisata yang berlatar pada pontensi alam di kawasannya.
Banyaknya potensi alam di kawasan Desa Catur, maka dibentuk Kelompok Wanita Tani (KWT)
untuk mengolah hasil pertanian di desa tersebut. Salah satu hasil pertanian yang dikelola oleh
KWT di Desa Catur adalah waluh (labu). Waluh diolah menjadi beberapa produk diantaranya
keripik waluh, tepung waluh, dan nastar waluh. Dalam mendukung KWT Desa Catur, program
KKN Tematik mengenalkan digital marketing berupa cara mereka memasarkan produk,
membuat video dan foto untuk promosi di social media.

Article Details

How to Cite
Carolina Widyawati, I Wayan Surya Aryasa Adiprawira, Indra Tirta Saman, Yoanita Theresia Sina, Alfredo Umbu Londong, I Gede Putu Sedana Putra, Marcianus Raya Goa, Aldy Wulang Kambombu, Krisantus Markus Dede, Putu Indah Lestari, & Ni Wayan Nursini. (2024). PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI DI DESA CATUR. Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK), 6. Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/SINAPTEK/article/view/2740
Section
Articles

References

Febriyantoro, T., Arisandi, D., 2018. Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha

Mikro, Kecil Dan Menengah Pada Era Masyarakat Ekonomi Asean, Jurnal

Manajemen Dewantara, 1(2): 1-2.

Syukri, U., Sunrawali, N., 2022. Digital marketing dalam pengembangan usaha

mikro kecil dan menegah, Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 19(1):1

Sulaksono, J., 2020. Peranan digital marketing bagi usaha mikro, kecil, dan

menengah (UMKM) desa tales kabupaten kediri, Generation Journal, 4(1): 3.