The Psychological Dynamics of Balinese Women as the Status of Wives Who Do Not Have Sons in Balinese Ethnic Hindu Marriages

Main Article Content

I Gusti Agung Ayu Istri Sripradnya Paramita
Ni Nyoman Ari Indra Dewi
I Rai Hardika

Abstract

The patrilineal system that the Indonesian people are interpreted that the structure of the kinship is based on the offline. Men's position also holds the right in the heirs. For the Bali Hindu family who has no boys raises concerns if there is no successor in the family to continue the duties and obligations of parents in the family and customs. So, bring up a psychological conflict in a wife who does not have a boy in his marriage. This study aimed to describe and explore the psychological dynamics experienced by a wife who has no boys at Balinese wine ethnic wedding. The method used in this research is qualitative method with case study approach. Data collection techniques utilized interviews, observation, and documentation performed towards Balinese women with the marriage status. This research focused on aspects of psychological dynamics including cognitive, affective, and associated. The results of the study showed that the occurrence of psychological changes in the wife who has no boy is from internal and external pressure or environment with cultural attribution and customs that are enacted by the people of Bali related to patrilineal kinship. The presence of self-awareness and acceptance, as well as the contribution of social support received by a wife who has no boy drafting on a positive psychological dynamic in cognitive, affective, and celibate cases can work properly.

Article Details

How to Cite
Paramita, I. G. A. A. I. S., Dewi, N. N. A. I., & Hardika, I. R. (2026). The Psychological Dynamics of Balinese Women as the Status of Wives Who Do Not Have Sons in Balinese Ethnic Hindu Marriages. JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI), 4(3), 311–321. Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jakasakti/article/view/3531
Section
Articles

References

Andriyani, J. (2019). Strategi coping stres dalam mengatasi problema psikologis. Jurnal At-Taujih, 2(2)

Basyir, M. S., Dinana, Q., & Devi, A. D. (2022). Kontribusi teori belajar kognitivisme David P. Ausubel dan Robert M. Gagne dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Madrasah, 7(1)

Darmayoga, I. K. A. (2021). Perempuan dan budaya patriarki dalam tradisi, keagamaan di Bali (Studi kasus posisi superordinat dan subordinat laki-laki dan perempuan). Jurnal Komunikasi, 1(2):

Dupayana, K. (2023). Hukum adat masyarakat Bali. Sabda Justitia, 2(1): 31-32.

Dwipayani, D. M., Sanjaya, D. B., & Adnyani, N. K. S. (2022). Kedudukan anak kandung sebagai ahli waris sistem pewarisan dalam perkawinan gelahang di Desa Adat Batuan Gianyar (dalam perspektif hukum adat bali). Jurnal Media Komunikasi, 4(2)

Heriyanti, K., & Utami, D. (2021). Memahami teologi Hindu dalam konteks budaya. Jurnal Prodi Teologi Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 1(1): 45-46.

Kusuma, Y. L. H., & Alamudi, Y. (2023). Psikologi kesehatan. Mojokerto: STIKES Majapahit Mojokerto.

Laraesa, K., & Theresia, E. (2022). Peran attachment terhadap kepuasan penikahan. Jurnal Humanitas, 6(1)

Manullang, C. M. G., Ranimpi, Y. Y., & Pilakoannu, R. T. (2020). Kesehatan mental dan strategi koping dalam perspektif budaya: sebuah studi sosiodemografi di Kampung Aminweri. Jurnal Insight, 16(1) DOI: 10.32528/ins.v%vi%i.3167

Nurhadi. (2020). Teori kognitivisme serta aplikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Edukasi dan Sains, 2(1): 81-83.

Pradnya, I. B. I. S. (2017). Purusha dan predhana dalam Agama Hindu dan hukum adat Bali. Tabanan: Pustaka Ekspresi.

Ramadanti, M., Sary, C.P., & Suarni. (2022). Psikologi kognitif (suatu kajian proses mental dan pikiran manusia). Jurnal Islamic Counseling, 1(2): 48-49.

Rosmalina, A. (2022). Pengaruh kesehatan mental terhadap kesejahteraan keluarga. Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 5(2)

Sari, N., & Hidayati, S. (2022). Hak waris perempuan dalam adat batak pasca berlakunya yurisprudensi MA No. 03/Yur/Pdt/2018. Journal of Law, Society, and Civilization, 10(1) DOI: 10.20961/jolsic.v10il.57629

Sinaga, Y. Y. (2023). Faktor penyebab terjadinya perselingkuhan suami/istri dan upaya penanganannya. Jurnal Ilmiah Prodi PMI, 7(2)

Siregar, S. S. (2021). Sistem kekerabatan dalam novel Hong Lou Meng karya Cao Xueqin: analisis sosiologi sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2). https://doi.org/10.24036//jbs.v9i2.112364

Susila, I. N. A., & Dewi, P. E. R. (2022). Hukum adat: kesetaraan gender pada perkawinan matriarki di Bali. Pariksa: Jurnal Hukum Agama Hindu, 6(1): 85-86.

Suadnyana, I. N. (2022). Perkawinan ditinjau dari aspek sosial, hukum dan Agama Hindu. Pariksa: Jurnal Hukum Agama Hindu, 6(1): 28-29.

Suda, I. K., Indiani, N. M., & Sukrawati, N. M. (2022). The position of women in the patrilineal kinship system (literature study on the position of women in social structure of Hindu society in Bali). In Ardhana, I. K., Sofjan, D., Maunati, Y., Marek, S., Butler, D., Mocart, S., Indriani, M. N., & Wahyudi, I. W (Ed), Gender, Intersectionality, and Diasporic Communities (pp. 555-565). Denpasar: UNHI Press.

Sunata, I. (2023). Kajian tentang komunikasi dan budaya. Journal of Da’wah, 2(1)

Suryanata, I. W. F. (2022). Pengaruh budaya patriarki terhadap perceraian dalam masyarakat Hindu Bali. Jurnal Hukum Agama Hindu, 12(2)

Suwijik, S. P., & A’yun, Q. (2022). Pengaruh kesehatan mental dalam upaya memperbaiki dan mengoptimalkan kualitas hidup perempuan. Journal of Feminism and Gender Studies, 2(2): 114-115.

Syamaun, S. (2019). Pengaruh budaya terhadap sikap dan perilaku keberagamaan. Jurnal At-Taujih, 2(2)

Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: Andi.

Wedanti, I .G. A. J. M., Saskara, I. P. A., & Sugita, I. M. (2023). Eksistensi purusa dan pradana dalam pewarisan menurut hukum adat Bali. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Budaya, 18(1): 81-82.

Wijayanti, A., Madiong, B., & Tiara, A. (2022). Analisis sosio-yuridis terhadap hak mewaris perempuan menurut hukum Bali. Clavia: Journal of Law, 20(2): 158-159. DOI: 10.56326/clavia.v20i2.1578

Wisman, Y. (2020). Teori belajar kognitif dan implementasi dalam proses pembelajaran. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 11(1): 210-211.

Yosita, T.L., Wismanto, Y.B., & Yudiati, E.A. (2022). Kesejahteraan psikologis pada ibu yang berperan ganda ditinjau dari dukungan suami dan tekanan psikologis. Gadjah Mada Journal of Psychology, 8(1) DOI: 10.22146/gamajop.68548

Yuniar, A. C., Atfal, M., Asbari., M., Santoso, G., & Rantina, M. (2023). Bahaya positif thinking?. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 02(02)

Yusanto, Y. (2019). Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif. JSC: Journal of Scientific Communication, 1(1). https://dx.doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764