The Relationship between Occupational Safety and Health (OHS) and the Work Effectiveness of Medical Records Officers at Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung in 2026
Main Article Content
Abstract
Occupational Safety and Health (OSH) is an important aspect in creating a safe work environment and supporting work effectiveness, including for medical records officers who face various occupational risks. This study aimed to determine the relationship between OSH and the work effectiveness of medical records officers at Dr. Hasan Sadikin General Hospital, Bandung, in 2026. This investigation used a quantitative method with an analytic approach and a cross-sectional design. The sample consisted of 60 respondents selected utilizing total sampling considering inclusion and exclusion criteria. Data were collected utilizing questionnaires and analyzed utilizing the chi-square test. The outcomes revealed that most respondents had a good level of OSH (58.3%) and good work effectiveness (53.3%). However, statistical analysis indicated that there was no significant relationship between OSH and work effectiveness (p-value = 0.490 ≥ 0.05). This finding suggests that work effectiveness is not solely influenced by OSH implementation but also by other factors such as work experience, skills, and work systems. Nevertheless, OSH implementation remains important in creating a safe and comfortable work environment to support the optimal performance of medical records officers.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Atiyah, Y., & Kusponco Wibowo, E. (2023). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pegawai saat pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Jurnal Sumber Daya Aparatur, 5(2), 65–80. https://doi.org/10.32834/jsda.v5i2.652
Ayu Merry Permatasari, I. G., Umi Kartika Dewi, N. M., & Karma Maha Wirajaya, M.
(2024). Evaluasi Proses Pengelolaan Rekam Medis Pasien di Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 10(02), 144–161. https://doi.org/10.47859/jmu.v10i02.452
Cahyaningtyas DE. Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Penyimpanan Rekam Medis di Instalasi Rekam Medis. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. 2019.
De Crystal I, Ardianto ET, Farlinda S. Analisis Risiko Kerja Petugas Filling Rawat Inap dengan Menggunakan Severity Assessment di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. J-REMI: Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. 2020;1(3):113–119.
Evayanti A, Sariyanti, Saedah ARI, Aslin WON, Hastina. Identifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Petugas Rekam Medis Bagian Penyimpanan di UPTD Puskesmas. 2025.
Garmelia E, Lestari S, Golo ZA. Tinjauan Efektivitas Kerja Penanggung Jawab Rekam Medis (PJRM) sesuai Kompetensi PMIK. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. 2021;9(1):5.
Handayani. (2020) Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Unit Rekam Medis RSUD Toto Kabila. 2020.
Handika, B. N. (2020). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja di RSU Satiti Prima Husada Tulungagung (Skripsi). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Hasanah, U. H., & Putra, R. P. A. (2024). Analisis kompetensi petugas rekam medis dalam pencapaian kinerja di puskesmas wilayah Kota Bima. J-REMI Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 5(2), 112–119. https://doi.org/10.25047/jremi.v5i2.4264
Herlina E. Hubungan antara Efektivitas Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Produktivitas Karyawan. Comserva: Jurnal Community Service and Development. 2022;1(9):647–656.
Karambut C. Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Efektivitas Kerja pada PT. Asri Griya Utama Project Holland Village Manado. Jurnal Manajemen dan Bisnis. 2018;2:20–37.
Karmanto, B., Natalia, E., & Elfi, E. (2023). Hubungan kompetensi perekam medis dan informasi kesehatan dengan kinerja dalam melaksanakan praktik rekam medis dan informasi kesehatan di fasilitas layanan tingkat pertama.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis.
Kementerian Ketenagakerjaan. (2025). Kasus kecelakaan kerja Juni tahun 2024. https://data.go.id/dataset/dataset/kasus-kecelakaan-kerja-juni-tahun-20241
Kusumastuti, A., Khoiron, A. M., & Achmad, T. A. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Deepublish.
Meilani, S. (2020). Pengaruh efektivitas kinerja terhadap produktivitas kerja petugas distribusi rekam medis rawat jalan di RSUD Cibabat Cimahi. Target: Jurnal Manajemen Bisnis, 2(1), 117–124. https://doi.org/10.30812/target.v2i1.710
Nelson N. Pengaruh Efektivitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis. 2020;5:29–36.
Norfai, N. (2022). Analisis data penelitian (analisis univariat, bivariat dan multivariat). Penerbit Qiara Media.
Panggabean, C. A. S., et al. (2025). Analisis dan manajemen risiko kerja ruang filing menggunakan severity assessment di rumah sakit pratama Kota Yogyakarta.
Pangkey LA, Lumintang GG, Poluan JG. Pengaruh Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Kerjasama Tim terhadap Efektivitas Kerja Karyawan di RSU GMIM Siloam
Sonder. Indonesian Journal of Economics, Management and Accounting. 2023;1(5):367–379.
Presiden Republik Indonesia. (2020). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020–2024.
Putri, M. H., Ulfah, A., & Soelistijaningroem, M. (2023). Analisis penerapan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja perekam medis.
Simbolon RR, Harramain FP, Sonjaya MR. Pentingnya Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas Kerja. Pajak dan Manajemen Keuangan. 2024;1(3):17–31.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Talib, M. T. (2022). Manajemen rekam medis “Si-Jantung” rumah sakit. CV. Azka Pustaka.
Tasbihah, F., & Yunengsih, Y. (2024). Penerapan Rekam Medis Elektronik dalam Menunjang Efektivitas Kerja Perekam Medis di Rumah Sakit Hasna Medika Cirebon. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 5, 2761–2767. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i3.946
Veronika, S. K. (2022). Hubungan keselamatan kesehatan kerja (K3) dengan efektivitas kerja petugas instalasi rekam medis di RS Sumber Kasih Kota Cirebon tahun 2022 (Tugas akhir). Politeknik Kesehatan Tasikmalaya.
Wiyanto, B., Sirait, N. A., Afifah, S. F., & Hasibuan, A. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit. JIKES, 3(2), 287–293. https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1240
Zahroh, N., Wicaksono, A. P., & Deharja, A. (2020). Analisis manajemen risiko kesehatan
dan keselamatan kerja di bagian filing RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. J-REMI: Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 1(3), 148–154. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i3.1989