Dampak Kekerasan Pada Anak

Nyoman Wiraadi Tria Ariani, Komang Suwarni Asih

Abstract


Abstrak. Kekerasan adalah penggunaan kekuatan fisik dan kekuasaan, ancaman atau tindakan terhadap diri sendiri, seseorang atau sekelompok orang yang mengakibatkan atau kemungkinan besar mengakibatkan memar atau trauma, kematian, kerugian psikologis, kelainan perkembangan, atau perampasan hak-hak. Penelitian ini mengkaji dampak kekerasan pada anak yang berlandaskan referensi atau literatur pustaka yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah. Dampak kekerasan pada anak sangat besar, anak akan mengalami rasa takut, rasa tidak aman, gelisah, dendam, menurunnya semangat belajar, hilangnya konsentrasi, menjadi pendiam, serta mental anak menjadi lemah, menurunnya rasa percaya diri, bahkan depresi yang akan mengarah pada kematian anak. Anak yang mengalami kekerasan juga sering bermimpi buruk, dan mengalami kecemasan disertai dengan rasa sakit. Perasaan tidak berdaya mengakibatkan anak merasa lemah sehingga anak merasa dirinya tidak mampu dan kurang efektif dalam bekerja. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang baik antara pihak keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk melindungi anak dan terhindar dari tindakan kekerasan. Kata kunci: kekerasan anak, hak anak, dampak kekerasan anak

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


(ISSN:2745-5890 (Online), (ISSN:2580-4065 (Cetak)

Diterbitkan Oleh :

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura - Bali. Program Studi Psikologi Universitas Dhyana Pura

Kantor Editorial :

Jl Raya Padang Luwih Dalung Badung Bali

Telp/Fax : 361426450/361241929

Email : mandala@undhirabali.ac.id