Efektivitas Konseling Eksistensi Humanistik dengan Kebermaknaan Hidup pada Tunanetra
DOI:
https://doi.org/10.36002/jpm.v1i1.582Abstract
Abstrak. Akibat dari kondisi disabilitas yang dialami, penderita tuna netra kerap kali merasa kehilangan makna hidup. Penelitian ini hendak menguji implementasi konseling eksistensi humanistik pada peningkatan makna hidup penderita tuna netra. Lima orang penderita tunanetra dipilih untuk mengikuti konseling eksistensi humanistik. Sesi konseling terdiri atas tujuh sesi yang masing-masing sesi dirancang untuk meningkatkan pemahaman diri hingga perubahan sikap. Hasil uji analisis menggunakan teknik Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kebermaknaan hidup dari partisipan penelitian setelah melalui sesi konseling. Implikasi konseling humanistik dan kebermakanaan hidup pada penelitian ini dibahas lebih lanjut.Kata kunci: kebermaknaan hidup, konseling eksisteni, humanistik, tuna netra
Downloads
Additional Files
Published
2019-01-24
How to Cite
Adhi, N. K. J. (2019). Efektivitas Konseling Eksistensi Humanistik dengan Kebermaknaan Hidup pada Tunanetra. JURNAL PSIKOLOGI MANDALA, 1(1). https://doi.org/10.36002/jpm.v1i1.582
Issue
Section
Articles
License
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






