Isolasi dan Identifikasi Senyawa Aktif Antimakan Daun Nagasari (Calophyllum nagassarium Burm.f.) terhadap Larva Kepik (Epilachna sparsa)

Nurul Hidayah, Sri Rahayu Santi, I Wayan Gede Gunawan

Abstract


ABSTRAK
Hama Epilachna sparsa merupakan salah satu hama tanaman yang merusak lapisan
epidermis di bawah daun, sehingga dapat mengakibatkan jaringan daun rusak dan hanya
tersisa kerangka. Hama tersebut dapat diminimalisir keberadaannya menggunakan ekstrak
tanaman yang memiliki nilai toksisitas yang tinggi, seperti tanaman nagasari. Oleh karena itu,
dalam penelitian ini akan dicoba untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa aktif
antimakan daun nagasari dengan metode maserasi 1000 g serbuk daun nagasari menghasilkan
60 g ekstrak pekat etanol dengan aktivitas antimakan (27% pada 0,1% b/v). Partisi ekstrak
pekat etanol menghasilkan 4,85 g ekstrak n-heksana (0,1% b/v sebesar 65%), 6 g ekstrak etil
asetat (0,1% b/v sebesar 54%), 3 g ekstrak n-butanol (0,1% b/v sebesar 54%) dan 6,92 g
ekstrak air (0,1% b/v sebesar 41%). Pemisahan ekstrak n-heksana dengan kromatografi kolom
menghasilkan 2 fraksi, yang mana fraksi 1 bersifat paling aktif antimakan dengan aktivitas
antimakan (28% pada 100 ppm). Hasil analisis dengan GC-MS, fraksi 1 mengandung minimal
7 senyawa, yaitu trans-Caryophyllene, alpha-Humulene (golongan sesquiterpen), asam
Heksadekanoat metil ester (golongan asam lemak) serta senyawa dengan berat molekul 429,
443, 448 dan 175.
Kata Kunci: Calophyllum nagassarium Burm.f., antimakan, Epilachna sparsa.
ABSTRACT
Epilachna sparsa is one of the plant pests that damage the epidermis layer under the
leaves, so it can lead to damaged leaf tissue and only remaining skeletal. These pests can be
minimized by using plant extracts that have high toxicity values, such as nagasari plants.
Therefore, in this study it will be attempted to isolate and identify the active compound
antifeedant leaf nagasari with maceration method 1000 g of nagasari leaf powder yields 60 g of
ethanol concentrated extract with antifeedant activity (27% at 0,1% w/v). The concentrated
extract partition of ethanol yielded 4,85 g of n-hexane extract (0,1% w/v of 65%), 6 g of ethyl
acetate extract (0,1% w/v by 54%), 3 g of n-butanol extract (0,1% w/v by 54%) and 6,92 g of
water extract (0,1% w/v by 41%). Separation of n-hexane extracts by column chromatography
yielded 2 fractions, which fraction 1 was most antifeedant with activity (28% at 100 ppm). The
results of analysis with GC-MS, fraction 1 contained at least 7 compounds such as trans-
Caryophyllene, alpha-Humulene (sesquiterpen group), Hexadecanoeic acid methyl ester (fatty
acid group) and molecular weight compounds 429, 443, 448 and 175.
Keywords: Calophyllum nagassarium Burm.f., antifeedant, Epilachna sparsa.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


p-ISSN 2549-7413
e-ISSN 2620-3847