SIAGA (SkrIning Antisipasi Gangguan metAbolik), Obesitas Dan Penyakit Diabetes Melitus Pada Remaja Di GKPB Efrata Buduk

Authors

  • Mayun Putra Universitas Dhyana Pura
  • Robin Martilo Djajadi Universitas Dhyana Pura
  • Putu Dewi Pradnya Ardhaneswari Universitas Dhyana Pura
  • Sandy Qlintang Universitas Dhyana Pura
  • Agus Donny Susanto Universitas Dhyana Pura
  • Hardiyono Universitas Dhyana Pura
  • Kade Cintya Pramitasari Universitas Dhyana Pura

DOI:

https://doi.org/10.36002/sptk.v8i.5233

Keywords:

Remaja, Obesitas, Diabetes, Skrining Kesehatan, Kader Kesehatan

Abstract

Peningkatan prevalensi obesitas dan penyakit tidak menular pada remaja merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang perlu ditangani melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas. Program PKM SIAGA dilaksanakan di GKPB Efrata Buduk dengan tujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja, melakukan skrining risiko metabolik, serta membentuk kader remaja sebagai agen keberlanjutan program. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, skrining kesehatan (antropometri, gula darah sewaktu, faktor risiko pribadi, dan riwayat keluarga), serta pelatihan kader. Sebanyak 55 remaja mengikuti skrining, menunjukkan faktor risiko utama berupa kurang aktivitas fisik (65%), konsumsi minuman manis (53%), melewatkan sarapan (55%), serta konsumsi fast food (29%). Hasil antropometri menunjukkan 35% underweight dan 38% overweight sampai obesitas, menunjukkan fenomena double burden of malnutrition. Riwayat keluarga diabetes, obesitas, dan hipertensi masing-masing sebesar 25%, 31%, dan 35%. Edukasi kesehatan meningkatkan pengetahuan remaja sebesar 43%, dan sebanyak 25 kader SIAGA terbentuk serta siap menjalankan tindak lanjut program. Hasil ini menunjukkan bahwa PKM SIAGA efektif sebagai upaya promotif-preventif dan relevan sebagai model intervensi kesehatan remaja berbasis komunitas gereja.

References

American Diabetes Association. (2022). Standards of medical care in diabetes—2022. Clinical Diabetes, 40(1), 10–38.

https://diabetesjournals.org/clinical/article/40/1/10/139035/standards-of-medical-care-in-diabetes-2022

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018.

http://labdata.litbang.kemkes.go.id/riset-badan-litbangkes/menu-riskesdas/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman pencegahan penyakit tidak menular pada remaja.

https://repository.kemkes.go.id/book/126

Sahoo, K., Sahoo, B., Choudhury, A. K., Sofi, N. Y., Kumar, R., & Bhadoria, A. S. (2015). Childhood obesity: Causes and consequences. Journal of Family Medicine and Primary Care, 4(2), 187–192.

https://doi.org/10.4103/2249-4863.154628

UNICEF. (2019). Adolescent health: Peer support models.

https://www.unicef.org/indonesia/media/22171/file/Adolescent%20Strategy.pdf

World Health Organization. (2014). Health for the world’s adolescents: A second chance in the second decade.

https://www.who.int/publications/i/item/WHO-FWC-MCA-14.05

World Health Organization. (2020a). Obesity and overweight.

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

World Health Organization. (2020b). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.

https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Putra, M., Djajadi, R. M., Ardhaneswari, P. D. P., Qlintang, S., Susanto, A. D., Hardiyono, & Pramitasari, K. C. (2026). SIAGA (SkrIning Antisipasi Gangguan metAbolik), Obesitas Dan Penyakit Diabetes Melitus Pada Remaja Di GKPB Efrata Buduk. Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK), 8, 43–57. https://doi.org/10.36002/sptk.v8i.5233