Pendampingan Dan Pelatihan Eco Entreprenourship Desa Cau Belayu Marga Tabanan Bali

Main Article Content

Ketut Sirna
Yeyen Komalasari
Anak Agung Ayu Putri Permatasari

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Universitas Dhyana Pura ini dilaksanakan di di Desa Cau Belayu, kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan tujuan mengembangkan dan meningkatkan keterampilan Masyarakat dalam lima aspek utama yaitu: Manajemen kewirausahaan, Membuat Eco Enzime, Minyak Jelatah menjadi Bio Disel, Membuat Biopori, Membuat Komposing Cair. Melalui pelatihan praktik membuat eco enzyme yang terbuat dari sisa buah dan sayur ditambah Melase, mengumpulkan minyak jelatah yang bisa di daur ulang menjadi bio disel, cara membuat biopori untuk penyerapan air dan meningkatkan kesuburan tanah, membuat composing cair dari bekas sisa sampah organic yang ditampung dalam sebuah wadah dikasi air dan diberi EE, terutama untuk menjaga lingkungan bersih, namun ada nilai ekonomis, dan menjaga desa wisata bersih dan unggul. Kegiatan ini membantu masyarakat memahami standar kebersihan dan cara memanfaatankan barang sisa dari lingkungan untuk dirubah menjadi nilai ekonomis, serta tetap mengutamakan aspek kebersihan lingkungan yang sehat dan lestari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang  signifikan dalam menjaga lingkungan tetap bersih, mendapatkan nilai ekonoms, dan standar kebersihan kualitas lingkungan di desa Cau Belayu Marga Tabanan Bali

Article Details

How to Cite
Sirna, K., Komalasari, Y., & Permatasari, A. A. A. P. (2026). Pendampingan Dan Pelatihan Eco Entreprenourship Desa Cau Belayu Marga Tabanan Bali. Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK), 8, 1–10. https://doi.org/10.36002/sptk.v8i.5277
Section
Articles

References

T Sibarani & Didik Bambang S. (2015), Jurnal Biopori Untuk Menentukan Laju Resap Air Berdasarkan Variasi Umur Dan Jenis Sampah.

[2] Kamir R. Brata (2016), Tehnik Pembuatan Resapan Lubang Biopori Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

[3] K Sirna, Y Komalasari, A Putri, (2025), Eko Entrepreneurship Rumah Tangga Di Era Modern Jejak Hijau di Meja Makan dari Sampah Menjadi Rupiah, Penerbit Medina Media Utama, Bandung.

[4] Sipat dan Karakteristik Masyarakat Indonesia, https/www.nukrbal.com, 2015

[5] Tujuan, Prinsip dan Tahapan Pemberdayaan Masyarakat, hhtps/wwwkajum pustaka.com, 2010 .

[6] Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Wisata 4.A, https/www Maluku prov, go.id/534-pentingnya pemberdayaan masyarakat, 2022.

[7] K Sirna, Y Komalasari, A Putri, Pelatihan Eco Entrepreneurship Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar Bali .( Prosiding SINAPTEK), 2023

[8] Kamir R. Brata, (2023), Lubang Resapan Biopori(LRB) Untuk Mengurangi Banjir dan Genangan Air.

[9] PT. Lengis Hijau Denpasar (2023), Cara Pengolahan Minyak Jelatah.

[10] Bank Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar Tahun 2024

[11] Dinas Kota Denpasar (2023), Pencemaran Lingkungan Hidup.

[12] Undang-undang no. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.

[13] Syarifah P & Kristin D, (2021).Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Hand sanitizer dan Desinfektan Pada Masyarakat Dusun Margo Sari Desa Rasau Jaya Tiga Dalam Upaya Mewujudkan Desa Mandiri Tangguh Covid-19 Berbasis Eco-Community.

[14] M. Yasser, Fechri E, & Sularsih A, (2021), Peluang Pengembangan Ecoprenourship Menggunakan Perspektif Kreatif Layanan.

[15] Eco Enzyme, Cairan Serbaguna dari Olahan Sampah Organik Manfaat Eco Enzyme dan Cara Mudah Membuatnya - Hello Sehat, https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/eco-enzyme/ .

[16] K Sirna, Joko A, PKM Restoran Madu Segara Desa Gumbrih, Pekutatan, Jembrana.( Prosiding SINAPTEK), Tahun 2020