SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI STMIK STIKOM INDONESIA

Dewa Putu Yudhi Ardiana, I Wayan Dharma Suryawan, Eddy Hartono

Abstract


ABSTRACT
Student organizations (ORMAWA) are a place for students to develop interests, talents, skills and social abilities. Research shows that ORMAWA provides benefits for students such as training leadership, time management, networking, social skills, problem-solving and conflict management and being able to increase learning motivation. STMIK STIKOM Indonesia views ORMAWA had an important role in student personal development. Currently, STMIK STIKOM Indonesia had 32 ORMAWA who obliged to guided and supervised. STMIK STIKOM Indonesia has difficulties in knowing the conditions and assessing ORMAWA because administrative management is still manual. The system for managing the administration of student organizations is needed to help institutions guide student organizations. This system will provide information about the condition of ORMAWA. The assessment of the condition of ORMAWA based on member activeness, number of activities, number of participants and discipline on administration. The assessment is done using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The results of this study indicate that it has successfully developed an information system for student administration management. Information systems can generate information on activeness of ORMAWA, ORMAWA activities and ORMAWA condition reports with SAW calculations. The saw method is not suitable to be used in determining the conditions of the people. This because the assessment is carried out relative to other ORMAWA conditions. This relative assessment can produce different assessments of the same conditions.
Keywords: Simple Additive Weighting, assessment using multi criteria, student organizations, administrative management, information systems
ABSTRAK
Organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) merupakan wadah mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, keahlian dan kemampuan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa ORMAWA memberikan manfaat bagi mahasiswa seperti melatih leadership, belajar mengatur waktu, memperluas jaringan, mengasah kemampuan sosial, problem solving dan manajemen konflik serta mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. STMIK STIKOM Indonesia memandang organisasi kemahasiswaan memiliki peran yang sangat penting bagi pengembangan diri mahasiswa. STMIK STIKOM Indonesia saat ini memiliki 32 ORMAWA yang wajib dibina dan diawasi. Pengelolalan administrasi kemahasiswaan saat ini dilakukan secara manual sehingga menyulitkan institusi untuk mengetahui kondisi dan memberikan penilaian terhadap kondisi ORMAWA. Sistem untuk mengelola administrasi organisasi kemahasiswaan diperlukan untuk membantu institusi melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap organisasi kemahasiswaan. Sistem ini akan memberikan informasi mengenai kondisi organisasi kemahasiswaan. Penilaian kondisi organisasi kemahasiswaan didasarkan pada keaktifan anggota organisasi kemahasiswaan, jumlah kegiatan, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan, dan kedisiplinan organisasi kemahasiswaan dalam hal administrasi. Penilaiannya dilakukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Hasil penelitian ini menunjukkan telah berhasil mengembangkan sistem informasi pengelolaan administrasi kemahasiswaan. Sistem informasi yang dikembangkan dapat menghasilkan informasi keaktifan ORMAWA, kegiatan ORMAWA dan laporan kondisi ORMAWA dengan perhitungan SAW. Metode SAW belum tepat digunakan dalam penentuan kondisi ORMAWA. Hal ini disebabkan karena penilaian dilakukan secara relatif terhadap kondisi ormawa yang lain. Penilaian secara relatif ini dapat menghasilkan penilaian yang berbeda terhadap kondisi yang sama.
Kata Kunci: Simple Additive Weighting, penilaian menggunakan multi kriteria, organisasi kemahasiswaan, pengelolaan administrasi, sistem informasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

 P-ISSN : 2442-241X      E-ISSN : 2528-5211