Pemberian Peregangan Statis Memperbaiki Respon Fisiologis Pada Penabuh Gangsa Desa Darmasaba Menjelang Pementasan

Main Article Content

Ni Luh Made Reny Wahyu Sari
I Made Dedi Suparsa
Putu Ayu Meka Arini
I Gede Arya Sena

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini menganalisa dampak latihan peregangan statis terhadap penurunan keluhan muskuloskeletal dan beban kerja pada penabuh gangsa di Desa Darmasaba, Badung, Bali. Gamelan Bali, khususnya Gamelan Gong Kebyar, memerlukan latihan intensif yang dapat menyebabkan keluhan muskuloskeletal akibat gerakan berulang dan postur yang statis. Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimen satu grup pre-post dengan total sampel 10 penabuh gangsa, berusia 20-30 tahun. Selama 12 sesi dari Mei hingga Juni 2023, penelitian ini dilakukan pada penabuh gangsa yang akan melakukan pementasan. keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan Verbal Rating Scale (VRS) dan beban kerja diukur melalui denyut nadi kerja. Hasil Penelitian: Hasil penelitian setelah 12 kali pemberian Latihan peregangan statis pada pergelangan tangan, didapat, p=0,000 maka p<0,05 dapat diartikan hipotesis alternatif diterima bahwa adanya penurunan nyeri pada pergelangan tangan pada penabuh gangsa menunjukkan penurunan signifikan pada keluhan nyeri pergelangan tangan dengan rerata penurunan 41,9%, dan penurunan beban kerja yang ditunjukkan dengan penurunan denyut nadi setelah perlakuan. Kesimpulan: Latihan peregangan statis terbukti memperlancar sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot-otot, meningkatkan elastisitas jaringan, serta mengurangi nyeri otot. Dengan demikian, disimpulkan bahwa latihan peregangan statis efektif dalam memperbaiki respon fisiologis pada penabuh gangsa, mengurangi keluhan muskuloskeletal, dan menurunkan beban kerja. Direkomendasikan latihan peregangan statis dilakukan lebih lama dan rutin, baik sebelum, selama, maupun setelah latihan.

Article Details

How to Cite
Sari, N. L. M. R. W., Suparsa, I. M. D., Arini, P. A. M., & Sena, I. G. A. (2026). Pemberian Peregangan Statis Memperbaiki Respon Fisiologis Pada Penabuh Gangsa Desa Darmasaba Menjelang Pementasan. Jurnal Kesehatan Terpadu, 10(1), 49–54. Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/5404
Section
Articles

References

Albulescu, P., Macsinga, I., Rusu, A., Sulea, C., Bodnaru, A., & Tulbure, B. T. (2022). “Give me a break!” A systematic review and meta-analysis on the efficacy of micro-breaks for increasing well-being and performance. PLoS ONE, 17(8), e0272460. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0272460

Amin, A. A., Purnawati, S., & Lesmana, S. I. (2015). Metode active isolated stretching (AIS) dan metode hold relax stretching (HRS) sama efektif dalam meningkatkan fleksibilitas otot hamstring pada mahasiswa Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang yang mengalami hamstring muscle tightness (HMTs). Sport and Fitness Journal, 3(2), 11–22.

Behm, D. G., Alizadeh, S., Daneshjoo, A., Hadjizadeh Anvar, S., Graham, A., Zahiri, A., Goudini, R., Edwards, C., Culleton, R., Scharf, C., & Konrad, A. (2023). Acute effects of various stretching techniques on range of motion: A systematic review with meta-analysis. Sports Medicine - Open, 9(1), Article 107. https://doi.org/10.1186/s40798-023-00652-x

Bryant, J., Cooper, D. J., Peters, D. M., & Cook, M. D. (2023). The effects of static stretching intensity on range of motion and strength: A systematic review. Journal of Functional Morphology and Kinesiology, 8(2), Article 37. https://doi.org/10.3390/jfmk8020037

Ergonomics of the thermal environment—Determination of metabolic rate (ISO 8996:2021). (2021). International Organization for Standardization. https://www.iso.org/standard/66697.html

Grandjean, E. (1998). Fitting the task to the man: A textbook of occupational ergonomics. Taylor & Francis.

Hallbeck, M. S., Lowndes, B. R., Bingener, J., Abdelrahman, A. M., Yu, D., Bartley, A., & Park, A. E. (2017). The impact of intraoperative microbreaks with exercises on surgeons: A multi-center cohort study. Applied Ergonomics, 60, 334–341. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2016.12.006

Indrawati, E. P., Tirtayasa, I. K., & Adiatmika, I. P. G. (2015). Pelatihan peregangan dan istirahat aktif menurunkan keluhan muskuloskeletal, kelelahan mata, dan meningkatkan konsentrasi kerja karyawan rekam medis Rumah Sakit Sanglah Denpasar. Jurnal Ergonomi Indonesia, 1(1). https://doi.org/10.24843/JEI.2015.v01.i01.p03

Iñesta, C., Terrados, N., García, D., & Pérez, J. A. (2008). Heart rate in professional musicians. Journal of Occupational Medicine and Toxicology, 3, Article 16. https://doi.org/10.1186/1745-6673-3-16

Kristamuliana, K., Novianti, N., & Wardania, S. (2018). Penanganan nyeri fascia plantaris dengan active stretching pada sales promotion girls (SPG) di Kota Makassar tahun 2017. Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi, 9(2). https://doi.org/10.35730/jk.v9i2.353

Nooryana, S., Adiatmika, I. P. G., & Purnawati, S. (2020). Latihan peregangan dinamis dan istirahat aktif menurunkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja di industri garmen. Jurnal Ergonomi Indonesia, 6(1), 61–67. https://doi.org/10.24843/JEI.2020.v06.i01.p08

Permata Sari, I., & Warahmah, M. (2022). Exercise education in carpal tunnel syndrom in Village Kasang Kumpeh. Asian Journal of Community Services (AJCS), 1(1), 19–22. https://doi.org/10.55927/ajcs.v1i1.777

Prasetyo, E. B., & Khairunissa, A. M. (2021). Penatalaksanaan active stretching dan hand exercise untuk mencegah carpal tunnel syndrome dalam penggunaan smartphone di Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. PENA ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.31941/abdms.v2i2.1504

Purwantini, D., Mariana, F. N., & Ruslani, A. P. K. (2021). Efektifitas latihan stretching terhadap penurunan nyeri akibat musculoskeletal disorder (MSDs) di tempat kerja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2), 147–150. https://doi.org/10.30651/jkm.v6i2.7854

Saraswati, N. L. P. G. K., Adiputra, L. M. I. S. H., & Putra, P. Y. P. (2019). Pemberian static stretching exercise dapat meningkatkan fungsional punggung bawah pada penjahit. Jurnal Ergonomi Indonesia, 5(2), 67–73. https://doi.org/10.24843/JEI.2019.v05.i02.p03

Saraswati, N. L. P. G. K., Sutjana, I. D. P., Wahyuddin, Tianing, N. W., Adiputra, L. M. I. S. H., & Irfan, M. (2019). Postural stability exercise lebih meningkatkan fleksibilitas lumbal dibandingkan static stretching exercise pada penjahit di Kota Denpasar. Sport and Fitness Journal, 7(1), 26–33. https://doi.org/10.24843/spj.2019.v07.i01.p04

Sari, N. L. M. R. W., Adiputra, L. M. I. S. H., Muliarta, I. M., Adiputra, N., Surata, I. W., & Swamardika, I. B. A. (2019). Perbaikan kondisi kerja serta pemberian McKenzie exercise dan peregangan statis memperbaiki respon fisiologis dan meningkatkan produktivitas pekerja pada industri pembuatan dupa di UD. Manik Galih Tabanan. Jurnal Ergonomi Indonesia, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.24843/JEI.2019.v05.i01.p01

Suharjana, F. (2013). Perbedaan pengaruh hasil latihan peregangan statis dan dinamis terhadap kelentukan togok menurut jenis kelamin anak kelas 3 dan 4 sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.21831/jpji.v9i1.3061

Takeuchi, K., Nakamura, M., Konrad, A., & Mizuno, T. (2023). Long-term static stretching can decrease muscle stiffness: A systematic review and meta-analysis. Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports, 33(8), 1294–1306. https://doi.org/10.1111/sms.14402