Implementasi Kebijakan TKDN dalam Pengadaan Alat Kesehatan terhadap Prinsip Non-Maleficence dan Patient Safety di Rumah Sakit

Authors

  • I Nyoman Susila Universitas Udayana
  • Ni Luh Gde Ari Natalia Yudha Universitas Udayana

Keywords:

implementasi kebijakan, TKDN, patient safety.

Abstract

Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pengadaan alat kesehatan bertujuan meningkatkan kemandirian industri kesehatan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Namun, implementasi kebijakan ini di rumah sakit dapat menimbulkan tantangan etika dan keselamatan pasien apabila tidak diimbangi dengan pengawasan mutu yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan TKDN serta implikasinya terhadap prinsip non-maleficence dan patient safety di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan statute approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TKDN dapat meningkatkan ketersediaan dan akses alat kesehatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kegagalan alat dan keterlambatan pelayanan apabila tidak disertai pengawasan mutu dan uji klinis yang memadai. Oleh karena itu, implementasi TKDN perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan standar keamanan, mutu, efektivitas klinis, dan keselamatan pasien.

References

Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pengadaan alat kesehatan bertujuan meningkatkan kemandirian industri kesehatan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Namun, implementasi kebijakan ini di rumah sakit dapat menimbulkan tantangan etika dan keselamatan pasien apabila tidak diimbangi dengan pengawasan mutu yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan TKDN serta implikasinya terhadap prinsip non-maleficence dan patient safety di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan statute approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TKDN dapat meningkatkan ketersediaan dan akses alat kesehatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kegagalan alat dan keterlambatan pelayanan apabila tidak disertai pengawasan mutu dan uji klinis yang memadai. Oleh karena itu, implementasi TKDN perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan standar keamanan, mutu, efektivitas klinis, dan keselamatan pasien

Downloads

Published

2026-10-15

How to Cite

Susila, I. N., & Natalia Yudha, N. L. G. A. (2026). Implementasi Kebijakan TKDN dalam Pengadaan Alat Kesehatan terhadap Prinsip Non-Maleficence dan Patient Safety di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Terpadu, 10(2), 30–37. Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/5515