PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN BAKSO MERCON BAGI PKK DESA BLIMBINGSARI, ENJUNGAN KELOD KAUH, KECAMATAN MELAYA, JEMBRANA, BALI

Ni Made Erpia Ordani Astuti, I Putu Pranatha Sentosa, I Made Darmayasa

Abstract


ABSTRAK
Perkumpulan ibu-ibu PKK Desa Blimbingsari, Enjungan Kelod Kauh, yang beralamat di Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan perekonomian yang berbeda-beda. Sebagai dampak pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang bekerja di bidang pariwisata kehilangan pekerjaan, termasuk masyarakat yang berasal dari Blimbingsari, banyak yang kehilangan pekerjaan dan terpaksa kembali ke desa dengan mengerjakan pekerjaan serabutan (menjadi petani, buruh bangunan). Kaum ibu-ibu mayoritas sebagai ibu rumah tangga, yang setiap hari menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Penghasilan rumah tangga yang bersumber dari satu orang sebaiknya dibantu oleh anggota keluarga lainnya, seperti istri atau anak yang produktif. Ibu rumah tangga diharapkan mampu memberikan kontribusi penghasilan untuk menambah pendapatan keluarga. Salah satu cara dengan meningkatkan keterampilan dalam bidang produksi kue atau jajanan yang bisa dijual. Kemampuan atau keterampilan dalam memproduksi makanan adalah potensi yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, memiliki rasa yang enak serta aman untuk dimakan serta bernilai gizi tinggi. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam proses pembuatan makanan ringan bagi ibu-ibu PKK Desa Blimbingsari, Enjungan Kelod Kauh, dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dalam proses pembuatan makanan ringan. Melihat peluang dan banyaknya kebutuhan masyarakat akan makanan ringan, maka kami melakukan tindakan nyata dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK Desa Blimbingsari, Enjungan Kelod Kauh dalam proses pembuatan makanan ringan khususnya bakso mercon. Luaran dari kegiatan ini meliputi: peningkatan pemahaman, pengetahuan tentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta teknik atau metode memasak yang tepat dalam pembuatan makanan ringan bakso mercon.
Kata kunci: pembuatan makanan ringan, bakso mercon, pendampingan masyarakat
ABSTRACT
The educational, job and economic backgrounds of the housewives organized under the organization of PKK in Blimbingsari village, Enjungan Kelod Kauh vary. The Covid-19 pandemic has caused many people employed at the tourism sector to be jobless and have to go back to their home village. Most of the women are housewives and are supposed to do the household chores every day. They and their productive children should economically support the family. They are expected to contribute to their family income by, for example, producing cakes to sell. The skill they have to produce foods is the potential that needs to be developed in order to be able to produce the foods that are safe, interesting, delicious and nutritious for consumption. In relation to this, an attempt has been made to improve the competence of the housewives organized under the organization of PKK at Blimbingsari Village, Enjungan Kelod Kauh in producing snacks. As the community needs snacks with good hygiene and quality, the team took real action for training and assisting the housewives organized under the organization of PKK at Blimbingsari Village, Enjungan Kelod Kauh in the process of producing snacks in general and Bakso Mercon in particular. The result showed that the housewives organized under the organization of PKK at Blimbingsari Village, Enjungan Kelod Kauh were kowledgeable of the types of the food materials and the equipment needed. In addition, they also
gained knowledge and skills in the method of producing snacks in general and Bakso Mercon in
particular.
Keywords: production, Bakso Mercon Snacks, community empowerment

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.