PROFIL KOGNITIF SLOW LEARNER BERDASARKAN TES WECHSLER INTELLIGENCE SCALE FOR CHILDREN (WISC) DI SEKOLAH X BADUNG BALI

Isi Artikel Utama

Ni Nyoman Ari Indra Dewi
Diah Widiawati Retnoningtias
Gretty Henofela Huwae
I Rai Hardika

Abstrak

Kemampuan kognitif merupakan aspek fundamental dalam keberhasilan belajar anak. Namun, tidak semua anak menunjukkan perkembangan kognitif yang optimal. Sebagian anak berada pada rentang kemampuan intelektual yang lebih rendah tetapi masih mampu mengikuti pembelajaran reguler, dikenal sebagai slow learners. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kognitif anak slow learner berdasarkan hasil asesmen Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC) di Sekolah X Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 15 anak yang diidentifikasi memiliki kendala dalam proses pembelajaran di kelas melalui informasi dari guru dan konselor sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil asesmen menunjukkan terdapat tiga anak (J, M, dan K) dengan IQ total berada pada rentang 70–79, yang termasuk kategori slow learner. Skor IQ verbal dan IQ performance pada ketiga subjek relatif seimbang, dengan selisih antara 1–9 poin, menunjukkan tidak adanya ketimpangan signifikan antar domain kognitif. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hambatan belajar yang muncul bukan akibat gangguan spesifik pada proses kognitif tertentu, melainkan karena kapasitas intelektual umum yang lebih rendah. Anak slow learner umumnya membutuhkan waktu lebih lama dalam memahami konsep abstrak dan memerlukan pengulangan dalam pembelajaran. Temuan ini mendapatkan bahwa anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata mampu belajar dengan baik melalui pendekatan konkret, instruksi bertahap, dan dukungan individual. Kesimpulannya, profil kognitif anak slow learner ditandai oleh kemampuan intelektual pada rentang batas bawah normal dengan keseimbangan antara kemampuan verbal dan performansi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi guru dan konselor sekolah untuk merancang strategi pembelajaran adaptif, dengan menekankan penguatan keterampilan dasar, penggunaan media visual, serta pembelajaran berbasis pengulangan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Dewi, N. N. A. I., Retnoningtias, D. W., Huwae, G. H., & Hardika, I. R. (2026). PROFIL KOGNITIF SLOW LEARNER BERDASARKAN TES WECHSLER INTELLIGENCE SCALE FOR CHILDREN (WISC) DI SEKOLAH X BADUNG BALI. Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, Dan Sosial Humaniora (SINTESA), 8, 89–94. https://doi.org/10.36002/snts.v8i.5255
Bagian
Articles

Referensi

Bloom, A. S., & Raskin, L. M. (1980). WISC-R verbal–performance IQ discrepancies: A comparison of learning disabled children to the normative sample. 36(1), 322–323. https://doi.org/10.1002/1097-4679(198001)36:1<322::aid-jclp2270360145>3.0.co;2-f.

Chusna, N., & Harsiwi, N. (2024). LAYANAN PEMBELAJARAN ANAK SLOW LEARNER DI KELAS 4. 2(2), 150–159.

Gulindari, R., Suriani, A., & Padang, U. N. (2025). Strategi Guru dalam Menghadapi Siswa yang Lambat dalam Menangkap Pelajaran di Sekolah Dasar. 2024.

Lee, S., & Cheon, K. (2024). Epidemiology and Diagnosis of Slow Learners ( Borderline Intellectual Functioning ). 35(January 1950), 175–180.

Novand, M. S., & Nurcahyo, F. A. (2025). PROFIL KOGNITIF ANAK DENGAN ASD DILIHAT DARI WISC-. 6(6), 2835–2844.

Nurlan, F. (2019). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitatif. CV. Pilar Nusantara.

Pertiwi, A. A., Harsiwi, N. E., Madura, U. T., & Inda, P. T. (2025). IDENTIFIKASI DAN PENANGANAN SISWA SLOW LEARNER DI. 3(6).

Raiford, et al. (2008). TECHNICAL REPORT # 4 Updated December 2008 : Alternate formula used in Table 2 to calculate the required differences G e n e ra l A b i l i t y I n d ex Background and History of the Wechsler Composites and the GAI. 1(December).

Santrock, J. W. (2012). LIFE-SPAN DEVELOPMENT PERKEMBANGAN MASA HIDUP (N. I.Sallama (ed.); Ed 13 Jili). Erlangga.

Sattler, J. M. (2016). Assessment of Children: WISC–V and WPPSI–IV. Publisher, Inc.

Shi, Y., & Qu, S. (2021). Cognitive Ability and Self-Control ’ s Influence on High School Students ’ Comprehensive Academic Performance. 12(December), 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.783673

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & R N D. Alfabeta Bandung.

Tarigan, M. ; F. (2021). Uji Validitas Konstruk Tes Wechsler Intelligence Scale For Children ( WISC ). 9(2), 168–186. https://doi.org/10.18592/jsi.v9i2.5599

Wechsler, D. (2003). Wechsler Intelligence Scale for Children – Fourth Edition (WISC-IV) manual. The Psychological Corporation.

Yudiana, W., Hendriks, M. P. H., Suwartono, C., Novita, S., Abidin, F. A., & Kessels, R. P. C. (2025). The Adaptation of the Wechsler Intelligence Scale for Children — 5th Edition ( WISC-V ) for Indonesia : A Pilot Study. 1–20.

Yunilda, H., Anwar, C., & Firdos, H. (2020). Profil Pembelajaran Matematika pada Anak Berkebutuhan Khusus Ragam Slow Learner di Kelas Inklusif SMP Garuda Cendekia Jakarta Kebijakan Penanganan Anak Berke-. 4(1), 37–51.