PERANCANGAN MODEL BISNIS START-UP G-ONE (APLIKASI MANAJEMEN PENYELAMATAN KORBAN KECELAKAAN) DENGAN METODE LEAN CANVAS

Main Article Content

Gede Deva Rananda Putra
I Gede Juliana Eka Putra
Ida Bagus Kresna Sudiatmika

Abstract

ABSTRACT
Indonesia is a country that ranks first for the largest traffic accidents in Asia. According to WHO, pre-hospital service is something that needs to be considered in the world, especially for developing countries like Indonesia. Based on research results, it is stated that 90% of traffic accidents occur in lower-middle-income countries and are the cause of 5.8 million deaths every year [1]. This mortality rate can be reduced if there is a well-organized pre-hospital service. Pre-hospital service is the provision of services where the victim is first found, during the transportation process until the patient arrives at the hospital [1]. Pre-hospital services in Indonesia are still lagging behind and have not become the center of attention. Most of the patients were transported to the hospital without treatment and monitoring of the patient's condition along the way [2]. The process of recording patient condition records in pre-hospital has not been carried out optimally or even does not exist. In addition, most pre-hospital ambulance services in Indonesia do not coordinate well with the hospital to be addressed, causing services for accident victims to be less effective and efficient. In this study, researchers will design the right business model for the G-One startup for solutions to pre-hospital problems using the Lean Canvas method.
Keywords-pre-hospital, accident, patient condition record, business model canvas, lean canvas, startup.
ABSTRAK
Indonesia adalah negara yang menduduki ranking pertama atas kecelakaan lalu lintas terbesar di Asia. Menurut WHO pelayanan pra rumah sakit merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam dunia, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia. Berdasarkan hasil riset, disebutkan sebanyak 90% kecelakaan lalu lintas terjadi di negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah merupakan penyebab kematian 5,8 juta setiap tahun [1]. Angka kematian ini dapat ditekan jika ada pelayanan pra rumah sakit yang terorganisir dengan baik. Pelayanan pra rumah sakit adalah pemberian pelayanan dimana korban pertama kali ditemukan, selama proses pengangkutan sampai dengan korban tiba di rumah sakit [1]. Pelayanan pra rumah sakit di Indonesia masih tertinggal dan belum menjadi pusat perhatian. Sebagian besar korban diantar ke rumah sakit tanpa perawatan dan pemantauan kondisi korban di sepanjang jalan [2]. Proses pencatatan rekam kondisi korban di pra rumah sakit belum dilaksanakan secara optimal atau bahkan tidak ada. Selain itu, sebagian besar layanan ambulan pra rumah sakit di Indonesia tidak berkoordinasi dengan baik dengan rumah sakit yang akan dituju sehingga menyebabkan pelayanan terhadap korban kecelakaan menjadi kurang efektif dan efisien. Pada penelitian ini, peneliti akan membuat rancangan model bisnis yang tepat pada startup G-One untuk solusi dari permasalahan pra-rumah sakit dengan menggunakan metode Lean Canvas.
Kata kunci-pra-rumah sakit, kecelakaan, rekam kondisi korban, business model canvas, lean canvas, startup.

Article Details

How to Cite
Rananda Putra, G. D., Eka Putra, I. G. J., & Sudiatmika, I. B. K. (2023). PERANCANGAN MODEL BISNIS START-UP G-ONE (APLIKASI MANAJEMEN PENYELAMATAN KORBAN KECELAKAAN) DENGAN METODE LEAN CANVAS. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komputer, 9(2). https://doi.org/10.36002/jutik.v9i2.2186
Section
Articles