INOVASI OLAHAN BUAH NANGKA MENJADI SATE LILIT NANGKA DAN INFUSED ARAK NANGKA
Main Article Content
Abstract
Penelitian proyek tugas akhir ini mengangkat inovasi kuliner penggunaan buah nangka yang diolah menjadi produk makanan dalam bentuk Sate Lilit Nangka dan Infused Arak Nangka. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya diversifikasi kuliner buah lokal untuk mendukung pariwisata Bali yang dikenal dengan kekayaan seni budaya dan kulinernya. Sate lilit sebagai salah satu kuliner tradisional Bali biasanya berbahan dasar daging, namun dalam penelitian proyek tugas akhir ini dikembangkan menggunakan buah nangka yang memiliki kandungan gizi tinggi, mudah diperoleh, dan mudah diperoleh. Selain itu, arak sebagai minuman tradisional Bali dipadukan dengan ekstrak nangka melalui metode infused, sehingga menghasilkan cita rasa baru yang inovatif. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara, kuesioner, dan uji coba produk. Uji coba dilakukan secara bertahap (tiga kali) untuk memperoleh formulasi terbaik dari sate lilit nangka dan infused arak nangka. Event peluncuran produk dilaksanakan di Restoran Undhira Gedung C Universitas Dhyana Pura, dengan manajemen acara yang terencana meliputi publikasi, promosi, dekorasi, anggaran, hingga evaluasi. Hasil penelitian proyek tugas akhir menunjukkan produk Sate Lilit Nangka memiliki tekstur yang lembut, cita rasa gurih dengan bumbu khas Bali, dan dapat diterima oleh konsumen berdasarkan hasil uji coba dan pendapat beberapa orang responden tester. Sementara itu, produk Infused Arak Nangka menghadirkan variasi minuman tradisional dengan sentuhan kekinian. Kesimpulannya, inovasi olahan buah nangka ini tidak hanya mampu menciptakan produk kuliner baru yang sehat, bergizi, dan bernilai jual tinggi, tetapi juga berpotensi memperkaya khasanah kuliner Bali sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya kuliner tradisional.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ananta, I. G. B. (2023). Masyarakat Cempaga Menjaga Keharmonisan (Tinjauan Filsafat Moral Kant dalam Tradisi Mecacar). Pramana: Jurnal Hasil Penelitian, 3(1), 50-61.
Anggriana, A., & Muhardi, M. (2017). Karakteristik Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) Siap Saji yang Dipasarkan di Kota Palu. AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian (e-journal), 5(3), 278–283.
Annisa, A. N., Farida, A., Hakim, L., Putra, G. P., & Mirnasari, D. (2014, January). Pemanfaatan Buah Nangka sebagai Produk 3in1 sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kecamatan Gunungpati. In Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Kepada Masyarakat 2013. Indonesian Ministry of Research, Technology and Higher Education.
Anonim. (2022). Menciptakan Dapur yang Baik dan Nyaman [Online]. https://perkim.id/rumah/menciptakan-dapur-yang-baik-dan-nyaman/.
Arifien, A. (2022). Perancangan Buku Ilustrasi Resep Makanan Sehat sebagai Inspirasi Memulai Bisnis di Sektor Kuliner (Doctoral dissertation, UPN Veteran Jawa Timur).
Bagyono. 2005. Pariwisata dan Perhotelan. Bandung: Alfabeta.
Damanik, E., Girsang, M., Batubara, T. P., & Tambunan, E. M. (2025). Rancang Bangun Sistem Informasi Agen Perjalanan Wisata dan Tour pada PT. Bravo Prima Tours & Travel Medan. IMMI: International Journal Computer Of Munandar Membangun Indonesia, 1(2).
Darmawan, Robby. (2020). Tinjauan Pustaka [Online]. http://repository.uib.ac.id/2808/5/k-1746042-chapter2.pdf. [28 Maret 2023].Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-dasar Pariwisata. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Friends, Blibli. (2023). Dapur: Pengertian, Fungsi, dan Cara Jaga Kebersihannya [Online]. https://www.blibli.com/friends/blog/panduan-lengkap-tentang-dapur-05/. [28 Maret 2023].
Hidayati, N. L., Pramono, S., & Roekminiati, S. (2024). Peningkatan Pengembangan Pariwisata Pantai Biru Desa Telaga Biru Tanjung Bumi dalam Perspektif Analisis Pentagon. Soetomo Administrasi Publik, 2(2), 337-350.
KBBI. (2023). Dapur [Online]. https://kbbi.web.id/dapur. [28 Maret 2023].
KRIS, D., & Sholahuddin, A. (2019). Standarisasi Dapur dalam Menunjang Operasional Pengolahan Makanan di Rio City Hotel Palembang menurut Peraturan Menteri Pariwisata 53/HM.001/MPEK/2013 (Doctoral dissertation, Universitas Bina Darma).
Nisrina, S. P., & Gusnadi, D. (2023). Pemanfaatan Dami Buah Nangka pada Produk Panna Cotta sebagai Pengganti Gelatin. Jurnal Pengolahan Pangan, 8(2), 107-112.
Widiari, N. L. P. F., & Purnaya, I. G. K. (2023). Kualitas Cookies dengan Bahan Dasar Tepung Biji Nangka. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 2(11), 2492-2495.
Widiastuti, R. (2020). Kebudayaan dan Pariwisata Bali. Alprin.
Wigati, E., & Safitri, M. D. (2021). Pengolahan dan Variasi Appetizer pada Saat Breakfast terhadap Kepuasan Tamu di The Alana Hotel & Convention Center Solo. Jurnal Nusantara, 4(2), 1-6.
Yoeti, Oka A. 2008. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Penerbit PT.
Yasa, I. W. S., Sukmana, D. A., Hasyah, N., Zahrawi, S. L., Boneta, A. A., Fadillah, N., ... & Sanjaya, M. (2023, June). Diversifikasi Produk Olahan Nangka Tanpa Limbah. In Prosiding Seminar Nasional Gelar Wicara (Vol. 1, No. 1, pp. 365-369).