Analisis Konten Edukasi Raymond Chin Dalam Pemasaran Digital di Youtube
Main Article Content
Abstract
YouTube telah berkembang menjadi platform multifungsi yang tidak hanya berperan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemasaran digital. Salah satu kreator yang memanfaatkan potensi tersebut adalah Raymond Chin, yang dikenal menyajikan konten edukatif tentang bisnis, pemasaran digital, dan pengembangan diri, sekaligus melakukan promosi secara soft-selling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons audiens terhadap konten edukasi Raymond Chin di YouTube serta mengkaji efektivitas konten tersebut dalam membangun brand awareness dan loyalitas konsumen. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan analisis konten dan analisis semiotika, yang meliputi pengamatan terhadap satu video berjudul “Trik Marketing yang SEMUA ORANG WAJIB TAU (Gw Sendiri Pakai)” beserta interaksi audiens pada kolom komentar. Data yang dianalisis berupa data sekunder, meliputi statistik video (views, likes, dislikes, komentar) dan tanggapan audiens, yang kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori ikon, indeks, dan simbol, serta dianalisis pola komunikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten edukasi Raymond Chin memperoleh respons yang sangat positif, ditandai dengan tingkat engagement tinggi dan dominasi komentar bernada apresiatif (±87%). Selain itu, konten terbukti efektif dalam membangun brand awareness melalui kuatnya asosiasi audiens terhadap nama Raymond Chin sebagai figur edukator pemasaran digital, serta meningkatkan loyalitas konsumen yang tercermin dari pertumbuhan jumlah subscriber, komentar dukungan, dan kecenderungan audiens untuk merekomendasikan konten. Dengan demikian, konten edukatif berbasis soft-selling di YouTube terbukti mampu menjadi strategi pemasaran digital yang efektif dalam membangun kepercayaan, keterlibatan, dan hubungan jangka panjang dengan audiens.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aditya, R. (2019). Perilaku Konsumsi Generasi Z terhadap Media Digital. Jurnal Komunikasi Digital, 7(1), 33–47.
Andini, R. (2021). Monetisasi Kreator Konten Lokal di YouTube: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, 4(2), 55–68.
Chung, K., & Lee, S. (2020). Consumer Engagement in YouTube Video Marketing: The Role of Content Informativeness. Journal of Interactive Marketing, 34(3), 45–59.
Dewi, N. A., & Nugraha, R. (2020). Personalisasi Iklan dan Retargeting pada E-commerce Indonesia. Jurnal Bisnis Digital, 5(2), 22–31.
Huang, X. (2019). Educational Content and Trust-Building in Digital Branding. Journal of Digital Marketing Research, 6(4), 77–90.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education Limited.
Luo, L., & Toubia, O. (2019). Quantifying the Effectiveness of Educational Influencers on YouTube. Journal of Consumer Psychology, 28(3), 225–236.
Santoso, D. (2018). YouTube sebagai Media Promosi UMKM di Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 4(2), 78–90.
Sari, N. (2022). Efektivitas Video Edukasi sebagai Alat Pemasaran Digital di YouTube. Jurnal Teknologi Informasi, 12(2), 67–78.
Smith, J. (2018). Video Marketing and Consumer Psychology. Digital Strategy Journal, 2(1), 5–17.
Statista. (2020). YouTube Monthly Active Users Worldwide 2020. Retrieved from: https://www.statista.com
Suryani, L., & Dewi, M. (2020). Efektivitas YouTube sebagai Media Edukasi Interaktif. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 4(2), 39–52.
Wijaya, I. (2020). Algoritma YouTube dan Dampaknya terhadap Penyebaran Informasi. Jurnal Media dan Masyarakat, 7(1), 80–94.
Chin, R. (2024, September 21). Trik Marketing yang SEMUA ORANG WAJIB TAU (Gw Sendiri Pake) [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=icg9b6itW6I