Pengembangan Susu Plant-Based Berbahan Dasar Ubi Ungu (Viomilk) sebagai Inovasi Minuman Fungsional Berbasis Pangan Lokal

Penulis

  • I Putu Ade Aditya Putra Putra Universitas Dhyana Pura
  • Ewardus Gustaff Fargaz Universitas Dhyana Pura
  • I Putu Gede Sindu Dharma Susila Universitas Dhyana Pura
  • Ni Kadek Widyastuti Universitas Dhyana Pura
  • Putu Steven Eka Putra Universitas Dhyana Pura

Kata Kunci:

ubi ungu, susu plant-based, Viomilk, inovasi produk, penerimaan konsumen

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan ubi ungu menjadi produk inovatif berupa susu plant-based bernama Viomilk sebagai alternatif pengolahan pangan lokal yang bernilai tambah. Latar belakang Penelitian didasari oleh isu ketahanan pangan global serta potensi ubi ungu (Ipomoea batatas L.) yang kaya antosianin, serat, dan antioksidan namun masih diolah secara sederhana oleh masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi bahan baku, wawancara dengan pelaku usaha kuliner, eksperimen formulasi (trial and error) sebanyak enam kali, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner daring kepada 67 responden setelah sesi product tasting. Penelitian diakhiri dengan kegiatan launching product yang dihadiri 50 tamu undangan di Restaurant Undhira Gedung C. Formulasi akhir menggunakan 180 gram ubi ungu matang, 600 ml air, 25 gram creamer nabati, dan 3 gram garam, diolah melalui pemanggangan, pemblenderan, penyaringan, dan pasteurisasi pada suhu 80°C selama 5 menit. Hasil kuesioner menunjukkan penerimaan positif pada seluruh aspek: warna (73,1%), tampilan (74,6%), aroma (62,7%), rasa (67,2%), keseimbangan rasa (71,6%), tekstur (64,2%), keunikan produk (67,2%), konsep inovasi (86,6%), minat beli (80,6%), serta desain kemasan (85,1%). Produk dikemas dalam botol PET 250 ml dan 500 ml serta dipromosikan melalui media sosial. Viomilk terbukti berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk komersial berbahan dasar pangan lokal dengan nilai gizi dan daya saing pasar yang baik.

Referensi

Basrin, F., Berlian, M., Indriasari, Y., & Chaniago, R. (2022). Anthocyanin levels and antioxidant activity of tortilla purple sweet potato (Ipomoea batatas L). AGROLAND The Agricultural Sciences Journal, 8(2). https://doi.org/10.22487/agroland.v8i2.692

Daryani, D., Pegua, K., & Aryaa, S. S. (2024). Review of plant-based milk analogue: Its preparation, nutritional, physicochemical, and organoleptic properties. Food Science and Biotechnology. https://doi.org/10.1007/s10068-023-01482-z

Evitasari, R. T., Rofiqoh, H., Damayanti, P. A., & Chusna, F. M. A. (2022). Microwave assisted extraction of anthocyanin from purple sweet potato (Ipomoea batatas L.) using deep eutectic solvent (DES) based on citric acid. Jurnal Rekayasa Proses, 16(2). https://doi.org/10.22146/jrekpros.72046

Hermawan, H., & Andrianyta, H. (2023). Respons kebijakan terhadap potensi krisis pangan global. Jurnal Kebijakan Publik, 14(4), 400. https://doi.org/10.31258/jkp.v14i4.8354

Mawarni, R. P., & Mahatmanti, F. W. (2024). Biopolymers of chitosan-anthocyanin from purple sweet potatoes (Ipomoea batatas L.) extract and their interaction with formalin.

Sumartini, S. (2023). Identification of anthocyanidins in anthocyanin extract of purple sweet potato (Ipomoea batatas L), black rice (Oryza sativa L), and black glutinous rice (Oryza sativa v. glutinosa). Journal of Functional Food and Nutraceutical. https://doi.org/10.33555/jffn.v5i1.105

Yun, D., Wu, Y., Yong, H., Tang, C., Chen, D., Kan, J., & Liu, J. (2024). Recent advances in purple sweet potato anthocyanins: Extraction, isolation, functional properties and applications in biopolymer-based smart packaging. Foods, 13(21), 3485. https://doi.org/10.3390/foods13213485

Diterbitkan

2026-08-31

Cara Mengutip

Putra, I. P. A. A. P., Fargaz, E. G., Susila, I. P. G. S. D., Widyastuti, N. K., & Putra, P. S. E. (2026). Pengembangan Susu Plant-Based Berbahan Dasar Ubi Ungu (Viomilk) sebagai Inovasi Minuman Fungsional Berbasis Pangan Lokal. JAKADIKSI: JURNAL VOKASI, 5(2), 57–64. Diambil dari https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jakadiksi/article/view/5974