Keefektifan Biotrap Sebagai Deteksi dan Monitoring Hama Lalat Buah Pada Cabai Rawit Putih

Main Article Content

I Kadek Wisma Yudha
I Wayan Alit Surya Wiguna
Ketut Ayu Yuliadhi
I Wayan Supartha
Dodin Koswanudin

Abstract

Cabai rawit putih (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang populer di Indonesia karena kandungan vitamin C dan betakaroten yang bermanfaat sebagai antioksidan dan meningkatkan daya serap tubuh terhadap kalsium dan zat besi. Namun, budidaya cabai sering menghadapi kendala, terutama serangan lalat buah (Bactrocera spp.), yang menyebabkan buah rontok sebelum matang dan mengakibatkan kerugian bagi petani. Studi ini dilakukan untuk mengetahui spesies lalat buah yang menyerang tanaman cabai di Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, serta untuk menguji efektivitas metil eugenol sebagai atraktan alami dalam pengendalian lalat buah. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat dua spesies lalat buah, yaitu Bactrocera carambolae dan Bactrocera umbrosa, dengan B. carambolae sebagai spesies dengan populasi tertinggi. Lalat buah tertarik pada aroma ester dan asam organik yang dihasilkan buah cabai yang hampir matang, sehingga meletakkan telur pada usia tanaman 83 hingga 87 hari setelah tanam (HST). Penggunaan perangkap yang mengandung metil eugenol disarankan sebagai metode pengendalian yang ramah lingkungan dan efisien untuk menekan populasi lalat buah serta mengurangi kerusakan pada tanaman cabai, diharapkan dapat membantu petani cabai dalam meningkatkan hasil panen melalui teknik pengendalian lalat buah yang lebih efektif dan berkelanjutan.


Kata Kunci: Biotrap, Capsicum frutescens, Bactrocera spp., metil eugenol, pengelolaan hama terpadu

Article Details

How to Cite
Yudha, I. K. W., Wiguna, I. W. A. S., Yuliadhi, K. A., Supartha, I. W., & Koswanudin, D. (2024). Keefektifan Biotrap Sebagai Deteksi dan Monitoring Hama Lalat Buah Pada Cabai Rawit Putih . Jurnal Media Sains, 8(1). Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jms/article/view/4451
Section
Articles

References

Antari, D.M.N;IK. Sumiartha, NN. Darmiati, IP. & Sudiarta, (2014). Uji Galur dan Varietas Tanaman Cabai terhadap Serangan Hama Lalat Buah (Bactrocera dorsalis Complex) di Dusun Sandan, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti. Kabupaten Tabanan, Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 3 (2): 1-5.

Dhillon, M.K., R. Singh, J.S. Naresh, H.C. Sharma. (2005). The Mellon Fruit FlyBactrocera cucurbitae: A Review of Biology and Management. Insect Sci

(5): 1-16.

Drew, R. A. & D. L. Hancock. (1994). The Bactrocera dorsalis complex of Fruit Flies (Diptera: Tephritidae: Dacinae) in Asia. Bulletin of Entomological Research Supplement series 2: 1-68.

Drew. (1994). The Bactrocera dorsalis Complex Fruit Flies (Diptera : Tephritidae : Dacinae) in Asia. Bul of Entomol ReS upp (2) : 68.

Effendi, M. A., Asyari, H dan Gultom, T.(2018). Identifikasi Keragaman Spesies Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) Berdasarkan Karakter Morfologi di Kabupaten Deli Serdang. Universitas Negeri Medan.

Hasyim. A., Muryati, M. Istianto, K. Mukminin & Riska. (2005). Pengendalian Hama Lalat Buah Ramah Lingkungan. Laporan Akhir Tahun 2005. Balai Penelitian Tanaman Buah Salak. 1-17.

Herlinda, S., Mayasari. R., Adam, T & Y. Pujiastuti. (2007). Populasi Dan Serangan Lalat Buah Bactrocera dorsalis (HENDEL) (Diptera: Tephritidae) serta Potensi Parasitoidnya Pada Pertanaman Cabai (Capsicum annuum L.). Seminar Nasional dan Kongres Ilmu Pengetahuan Wilayah Barat, Palembang, 3-5 Juni 2007.

Jamil, A. (2012). Budidaya Sayuran di Pekarangan. Balai Pengkaji Teknologi Pertanian (BPTP). Medan Sumatera Utara.

Indriyanti, DR., Isnaini, YN & Priyono, B., (2014). Identifikasi dan Kelimpahan Lalat Buah Bactrocera di Berbagai Buah Terserang. Biosaintifika. 6(1): 29- 33.

MacGowan & A. Rauf. (2018). Silba capsicarum (Diptera: Lonchaeidae), a newly recognized pest of chilli pepper in Java. Journal of Asian-Pacific Entomology. 22: 83-86.

McAlpine, J. F., (1956). Old World lonchaeids of the genus Silba Macquart (= Carpolonchaea Bezzi), with descriptions of six new species (Diptera: Lonchaeidae). Canadian Entomologist, 88(9), 521-544.

doi:10.4039/Ent88521-9.

Merta, I.N.M. (2020). Sejarah Kehidupan Lalat Hitam Silba adipata (Diptera: Lonchaeidae) sebagai Hama Baru Buah Cabai Rawit Putih (Capsicum frutescens L.). Tesis. Denpasar: Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Siwi, S.S., P.,Hidayat, dan Suputra. (2006). Taksonomi dan Bioekologi B. dorsalis Complex Penting di Indonesia (Diptera : Tephritridae). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetika.

Sujitno, E. & Dianawati. (2015). Produksi Panen berbagai Varietas Unggul Baru Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Lahan Kering Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pros Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia 1(4): 874-877.

Susila, I. W. et al. (2021). Composition, sex ratio, and population density of Silba adipata McAlpine (Diptera: Lonchaeidae) and Bactrocera dorsalis Complex (Diptera: Tephritidae) in white chili (Capsicum frutescens L.) in Bali Province, Indonesia. Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Suriani, N.L. (2020). Eksplorasi Potensi Spesies Parasitoid Braconidae untuk Rintisan Pengendalian Hayati Hama Baru Silba sp. (Diptera: Lonchaeidae) Pada Cabai Rawit Putih (Capsicum frutescens L.). Tesis. Denpasar: Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Wiryanta. 2006. Bertanam Cabai pada Musim Hujan. Tangerang. Agromedia.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.