Pengolahan Daun Kelor menjadi Olahan Cookies dan Teh

Penulis

  • Hermawan Holidin UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • I Kadek Winantara UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • Ardiyanto Agu Walu UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • I Gede Aditya Adjani Prasanna UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • Ni Kadek Widyastuti UNIVERSITAS DHYANA PURA
  • Eko Sulistyo UNIVERSITAS DHYANA PURA

DOI:

https://doi.org/10.36002/jdk.v4i2.4637

Kata Kunci:

Daun Kelor, Cookies, Teh, Kuliner Sehat, Marketing Mix

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi kuliner sehat berbahan dasar daun kelor (Moringa oleifera) menjadi dua produk, yaitu cookies dan teh dengan merek Moringa Healthy. Daun kelor dipilih karena memiliki kandungan nutrisi tinggi serta peluang pasar yang terus meningkat di sektor makanan dan minuman sehat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner, dan uji coba produk. Proses pembuatan meliputi pemilihan bahan, pengolahan, pengemasan, serta pengujian organoleptik dan masa simpan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kedua produk dapat diterima baik oleh responden berdasarkan rasa, aroma, tekstur, warna, dan kemasan. Strategi pemasaran disusun dengan pendekatan marketing mix yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik, dengan target pemasaran pada coffee shop, warung, serta promosi melalui media sosial. Selain itu, kegiatan promotion event di Universitas Dhyana Pura turut mendukung pengenalan produk secara langsung kepada audiens. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan daun kelor menjadi cookies dan teh tidak hanya bernilai gizi tetapi juga memiliki potensi sebagai peluang usaha kuliner sehat yang prospektif. Rekomendasi difokuskan pada peningkatan kualitas produksi, diversifikasi varian, dan penguatan strategi distribusi agar produk dapat berkembang di pasar lokal hingga nasional.

Referensi

Badan Pusat Statistik Provensi Bali. (2023). Jumlah penduduk Bali menurut agama- sensus 2023. Dalam laporan IKIP Bali 2023.. Pemerintahan Provensi Bali. Diakses 22 Agustus 2025 dari https://ki.baliprov.go.id/wp- content/uploads/2024/08/LAPORAN-IKIP-BALI-2023.pdf

Britany, M.N. & Sumarni, L. (2020). Pembuatan Teh Herbal Dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Limo. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1-6

Kotler, P dan Armstrong, G (2019). 10 th. Edisi. Marketing an Introduction indonesian:

Person

Marheni, L, S. (2021). Daun Kelor (Moringa Olifiera). Sebagai Sumber Pangan Fungsional dan antioksidan. Jurnal Agrisia,13(2), 40-53. Diakses 22 April 2025 dari https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/177711?utm_source

Santi, M. D. S. (2022). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam) sebagai Bahan Obat Tradisional. Genitri Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan, 1(2), 161- 164

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2, Cetakan 1). Bandung Alfabeta. Diakases 20 Agustus 2025 dari https://inlislite.uin- suska.ac.id/opac/detail-opac?id=27688

Diterbitkan

2025-08-31

Cara Mengutip

Holidin, H., Winantara, I. K., Walu, A. A., Prasanna, I. G. A. A., Widyastuti, N. K., & Eko Sulistyo. (2025). Pengolahan Daun Kelor menjadi Olahan Cookies dan Teh. JAKADIKSI: JURNAL VOKASI, 4(2), 117–127. https://doi.org/10.36002/jdk.v4i2.4637