Penggunaan Berbagai Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Tanaman Selada Romain (Lactuca sativa L.) Dengan Sistem Hidroponik

Main Article Content

Eugenius Risang Bagaskara S

Abstract

Tiga hal yang perlu dipertimbangkan dalam budidaya hindroponik wick system: jenis sayuran, jenis nutrisi dan media tanam. Pada umumnya jenis sayuran yang berdaun dan berumur pendek seperti selada  romaine, sawi hijau pakcoy dan kangkung cocok ditanam dengan sistem hidroponik. Jenis nutrisi hidroponik biasanya menggunakan larutan AB Mix. Pupuk merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan produksi sayuran. Sedangkan pupuk yang digunakan dalam memproduksi sayuran ada dua macam, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan manusia akan makanan yang sehat semakin meningkat juga artinya menghindari bahan-bahan yang berpotensi meracuni tubuh termasuk didalamnya untuk menghindari penggunaan pupuk kimia dan pestisida kimia. Dalam penelitian ini menggunakan sampel benih selada romain (Lactuca sativa L. var longifolia), ada empat jenis pupuk yang akan digunakan yaitu: Pupuk pabrikan AB Mix  sebagai kontrol (P0), pupuk organik cair multitonik (P1), pupuk organik cair air kelapa (P2) dan pupuk organik cair daun lamtoro (P3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan selada romaine jumlah daun, panjang daun, lebar daun, tinggi tanaman, dan berat basah tanaman  pada perlakuan kontrol, pupuk multitonik,pupuk air kelapa, dan pupuk daun lamtoro  dengan pupuk organik cair. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan ini terdiri dari 4 perlakuan dan masing-masing 9 tanaman  sehingga total tanaman ada 36 tanaman. Pengukuran dilakukan 7 kali untuk setiap tanaman pada masing-masing kosentrasi  maka akan didapat 252 data pengukuranHasil menunjukkan perlakuan di luar kontrol (P0) AB Mix,  yang memiliki hasil yang bagus terhadap pertumbuhan adalah POC multitonik (P1) karena memiliki unsur-unsur yang lebih lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan daripada pupuk organik yang lain.


Kata Kunci: Benih, Budidaya, Selada, Hidroponik, Pupuk

Article Details

How to Cite
Bagaskara S, E. R. (2021). Penggunaan Berbagai Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Tanaman Selada Romain (Lactuca sativa L.) Dengan Sistem Hidroponik. Jurnal Media Sains, 5(2). Retrieved from https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jms/article/view/4377
Section
Articles

References

Aulia, R. (2015). Pertumbuhan Tanaman Sawi Menggunakan Sistem Hidroponik dan Aquaponik. Jurnal Teknik Pertanian Lampung,4(4). p. 245-254.

Ario, Wahyu Wibowo, Agus Suryanto dan Agung Nugroho. (2017) .Kajian Pemberian Berbagai Dosis Larutan Nutrisi dan Media Tanam Secara Hidroponik Sistem Substrat pada Tanaman Kailan (Brassica Oleracea L. ) .Jurnal Produksi Tanaman 5(7), 1119-1125.

Cardinal. (2004). Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Skripsi. Fakultas Pertanian , Bogor.

Dian, E. (2017). Efisiensi Produksi dan Analisis Risiko Budidaya Selada Keriting Hijau dan Selada Romaine Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) di PT XYZ, Provinsi Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Duaja, M.D. (2012). Pengaruh Bahan dan Dosis Kompos Cair terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa sp.). Jurnal Bioplantae. 1. p. 11-18.

Hamli. (2015). Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik Terhadap Komposisi Media Tanam dan Kosentrasi Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrotekbis 3(3). p.290-296.

Haryanto, dkk. (2007). Sawi dan Selada. Jakarta: Penebar Swadaya.

Lingga. (2003). Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Jakarta : Penebar

Swadaya.

Mayura, E. (2016). Pengaruh Pemberian Air Kelapa dan Frekuensi Pemberian Terhadap Pertumbuhan Benih Cengkeh. E- Jurnal 27 (2). p. 123-128.

Mirakjuddin, dkk. 2007. IPA Terpadu SMP dan MTS 3A. Jakarta: Esis.

Nurul, A. (2016). Komposisi Nutrisi dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa) Sistem Hidroponik. Jurnal Produksi Tanaman 4(8). p. 595-601.

Roidah. (2014). Pemanfaatan Lahan dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung 1(2).

Simanjuntak. (2014). Pengaruh Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Bibit Tanaman Selada (Lactuca sativa). Skripsi. Universitas Negeri Medan.

Siswandi. (2008). Berbagai formulasi kebutuhan nutrisi pada sistem hidroponik.INNOFARM: Jurnal Inovasi Pertanian I. page: 103-110.

Sukawati, I. (2010). Pengaruh Kepekaan Larutan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Basil Baby Kailan (Brassica oleranceae var. Alba-glabra) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam dengan Sistem Hidroponik. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Supartha. (2012). Aplikasi Jenis Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sistem Pertanian Organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 1(2). p. 98-106.

Suryani, R. (2015). Hidroponik Budidaya Tanam Tanpa Tanah. Yogyakarta: Arcitra.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.