Uji Kandungan Unsur Hara Makro Nitrogen, Pospor Dan Kalium Pupuk Organik Cair Molase Kopi Arabika (Coffea arabica)
Main Article Content
Abstract
Pemanfaatan limbah molase dari proses pengolahan kopi arabika (Coffea arabica) sebagai pupuk organik cair (POC) merupakan inovasi berkelanjutan yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kandungan unsur hara makro Nitrogen (N), Posfor (P), dan Kalium (K) dalam pupuk organik cair berbahan dasar molase kopi arabika yang diperoleh dari Desa Catur, Kintamani, Bali. Proses pembuatan pupuk dilakukan melalui fermentasi selama 14 hari menggunakan bahan tambahan gula merah dan terasi, yang berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi bakteri fermentatif. Analisis kandungan unsur hara dilakukan menggunakan metode Kjeldahl untuk Nitrogen, spektrofotometri untuk Posfor, dan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) untuk Kalium. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa pupuk molase kopi arabika mengandung Nitrogen sebesar 0,13%, Posfor 15,378 mg/L, dan Kalium 949,40 mg/L. Meskipun masing-masing unsur hara tersebut terdeteksi dalam pupuk, nilai yang diperoleh masih berada di bawah standar mutu minimal yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pertanian No. 261 Tahun 2019, yaitu 2% untuk setiap unsur hara makro. Walaupun demikian, kandungan unsur P dan K menunjukkan potensi yang cukup tinggi jika ditingkatkan melalui optimasi proses fermentasi.Kesimpulannya, pupuk organik cair dari molase kopi arabika mengandung unsur hara makro yang penting bagi pertumbuhan tanaman, namun belum memenuhi standar kualitas yang berlaku. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan lebih lanjut dalam pemanfaatan limbah kopi sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani lokal.
Kata kunci: POC, molase, arabika, unsur hara makro.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afiyah, D. N., Uthari, E., Widyabudiningsih, D., & Jayanti, R. D. (2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Pasar dengan Menggunakan Bioaktivator EM4. Fullerene Journal of Chemistry, 6(2), 89-95.
Al Wafi, M., Islamiyanti, D. F., & Umamah, M. R. (2022). Pemanfaatan Kulit Buah dan Mikroorganisme Lokal sebagai Pupuk Cair Organik. Bioma: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 7(1), 1-15.
Bhoki, M., Jeksen, J., & Beja, H. D. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). Agro Wiralodra, 4(2), 64-68.
Hasni, D., Muzaifa, M., Rahmad, D., & Insan, M. (2021). Kajian Mutu Kimia Bubuk Kopi Espresso Aceh Berdasarkan Rasio Pencampuran Varietas Kopi Arabika dan Robusta dan Teknik Penyangraian. REACTOR: Journal of Research on Chemistry and Engineering, 2(2), 26-31.
Lisanty, N., & Junaidi, J. (2021). Produksi Pupuk Organik Cair (POC) dengan memanfaatkan Mikro Organisme Lokal (MOL) di Desa Jegreg Kabupaten Nganjuk. JATIMAS: Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-10.
Mauliddah, N., & Rosmaniar, A. (2021). Penggunaan Pupuk Organik Cair sebagai Alternatif Pengendalian Biaya Produksi Petani. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 567-579.
Nasution, H. N., Fauzi, R., & Hidayat, T. (2022). Sistem Pengenalan Biji Kopi Arabika, Robusta, Liberika, Dan Eksalsa Mengunakan Metode S Yuleq. Jurnal Education And Development, 10(1), 415-418.
Nomor, P. M. P. (2019). 261 Tahun 2019 Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. 1 April 2019. Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun.
Nursidayani, N., Made, U., & Syamsiar, S. (2021). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) Pada Berbagai Dosis Nitrogen Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair. Agrotekbis: E-Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 487-494.
Pratama, F. P. (2021). Karakteristik Morfologi Biji dan Pengolahan Kopi Arabika (Coffea arabica) Pascapanen di Kawasan Lereng Argopuro sebagai Bahan Ajar E-book (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER).
Qudsiah, E. (2022). Karakterisasi Morfologi Kopi Robusta (Coffea Canephora) Dan Liberika (Coffea Liberica) (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Jember).
Rakhmawati, E. A., & Musdholifah, S. (2019). UJI MUTU TEPUNG BIJI NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) DENGAN TEKNIK PEMBUATAN METODE KERING DAN METODE BASAH. MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 8(2), 55-60.
Rosalyne, I. (2021). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Rosella (Hibiscus Sabdariffa L) Dengan Perlakuan Pupuk Kandang Kambing Dan Kalium. Jurnal Ilmiah Simantek, 5(4), 59-67.
Setiawaty, S., Muhammad, M., Putra, R., Imanda, R., Deri, N. O., & Sari, R. P. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Limbah Kopi Arabika Gayo Menjadi Diffuser Aromaterapi Covid-19. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 3(1), 1-6.
Silvia, S. (2021). Analisis Tekno Ekonomi Pemanfaatan Limbah Cair Tahu menjadi Pupuk Cair dengan Metode Eksperimen (Studi Kasus: CV. Tahu Boga Sari). SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 18(2), 274-282.
Subroto, G., Kusbianto, D. E., Slameto, S., Setiyono, S., & Avivi, S. ( 2021 ) Seleksi Genotipe Bibit Kopi Arabika Terhadap Ketahanan Penyakit Karat Daun Berdasarkan Kandungan Flavonoid.
Subroto, G., Slameto, S., Kusbianto, D. E., Setiyono, S., & Avivi, S. (2021). Korelasi Kandungan Fenol Dalam Daun Dengan Ketahanan Penyakit Karat (Hemileia Vastatrix) Pada Bibit Beberapa Klon Kopi Arabika.
Susi, N., Surtinah, S., & Rizal, M. (2018). Pengujian Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Kulit Nenas. Fakultas Pertanian, Universitas Lancang Kuning, 14(2), 46-51.
Waruwu, D., Erfiani, N. M. D., Darmawijaya, I. P., & Kurniawati, N. S. E. (2020). Pengembangan Tanaman Herbal sebagai Destinasi Wisata di Desa Catur, Kintamani, Bali. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(1), 1-10.
Yudi, A. E. (2022). Pengaruh Waktu Fermentasi Dan Persentase Ragi Terhadap Hasil Akhir Kadar Dan Volume Etanol Pada Molase Sebagai Bahan Bakar Kompor Bioetanol (Doctoral Dissertation, Universitas Mataram).