UJI STANDARISASI NON SPESIFIK KOMBINASI EKSTRAK ETANOL Sargassum sp. DAN Padina sp. DI PERAIRAN PANTAI SEMAWANG, BALI
Main Article Content
Abstract
Alga cokelat merupakan jenis makroalga, dan organisme multiseluler yang membentuk biomassa dan banyak dijumpai di daerah interdal atau payau dengan cahaya matahari yang cukup. Beberapa jenis alga cokelat adalah Padina, Sargassum dan Turbinaria. Alga cokelat mengandung karbohidrat sebesar 54,373,8%, protein 0,3–5,9% , vitamin (vitamin B1, B2, B6, B16, C, dan niasin) dan mineral terutama kalsium, sodium, magnesium, potassium, yodium, besi, serta mengandung sejumlah komponen bioaktif yaitu senyawa fenolik, pigmen alami, polisakarida sulfat, serat dan komponen bioaktif lainnya yang telah diteliti berkhasiat untuk kesehatan (Erniati et al., 2016). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil non spesifik uji standarisasi (rendemen, kadar air, bobot jenis, kadar abu total , dan kadar abu tidak larut asam) dari kombinasi ekstrak etanol Sargassum spp. dan Padina spp sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar obat herbal terstandar (OHT). Metode yang digunakan yaitu melalui proses maserasi, evaporasi dan melakukan pengujian standarisasi non spesifik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui hasil rendemen (2,5%), jumlah rendemen dalam penelitian ini belum sesuai atau belum memenuhi literasi Farmakope Herbal Indonesia. kadar air (8,2 %), kadar abu total (15,2 %), kadar abu tidak larut asam (0,33%), dan bobot jenis (0,995%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil uji standarisasi non spesifik esktrak etanol 70% kombinasi Sargassum spp. dan Padina. spp. dengan metode maserasi mendapatkan hasil parameter rendemen sebesar 2,5 %. Berdasarkan hasil dari penetapan keempat parameter tersebut, masing-masing sudah memenuhi batas keamanan atau syarat literasi dalam Farmakope Herbal Indonesia.
Kata Kunci: standarisasi_non_spesifik; Sargassum;Padina;kombinasi
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abraham, R.E., Su, P., Puri, M., Raston, C.L. dan Zhang, W.,(2019). ‘Optimisation Of Biorefinery Production Of Alginate, Fucoidan And Laminarin From Brown Seaweed Durvillaea Potatorum’. Algal Research, 38, hal.1–12
Bono, A., Anisuzzaman, S. dan Ding, O., (2014). ‘Effect Of Process Condition On The Gel Viscosity And Gel Strenght Of Semi-Refined Carrageenan (SRC) Produced From Seaweed (Kappaphycus alvarezii)’. Journal of King Saudy University, 26(1), hal.3–9.
Depkes, R., (2000). ‘Parameter Standarisasi Umum Ekstrak Tumbuhan Obat’. Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Erniati, Zakaria, F., Prangdimurti, E. dan Adawiyah, D., (2016). ‘Seaweed potential: bioctive Compounds Studies and Its Utilization as a Functional Food Product’. Aquatic Sciences Journal, 3(1), hal.12–17.
Fauziee, N.F.M., Chang, L.S., Mustapha, W.A.W., Nor, A.R.D. dan Lim, S.J., (2021). ‘Functional Polysaccharides Of Fucoidan, Laminaran And Alginate From Malaysian Brown Seaweeds (Sargassum Polycystum, Turbinaria Ornata And Padina Boryana)’. International Journal Of Biological Macromolecules, 167, hal.1135-1145.
Gunawan, Y.M., (2018). ‘Pengaruh Frekuensi Pemberian Dekok Sargassum sp Yang Berbeda Terhadap Penurunan Glukosa Darah Dan Peningkatan Ekspresi Erk1 /2 Pada Hati, Mata, Pankreas Dan Ginjal Tikus Diabetes Melitus Tipe 2’. Universitas Brawijaya.
Hanapi, A., Fasya, A.G., Mardiyah, U. dan Miftahurrahmah, M., (2013). ‘Uji Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Metanol Alga Merah Eucheuma Spinosum dari Perairan Wongsorejo Banyuwangi’. ALCHEMY: Journal of Chemistry.
Handoyo, D.L.Y. dan Pranoto, M.E., (2020). ‘Pengaruh Variasi Suhu Pengeringan Terhadap Pembuatan Simplisia Daun Mimba (Azadirachta indica)’. Jurnal Farmasi Tinctura, 1(2), hal.45–54
KKP, (2017). ‘Memajukan Akuakultur di Indonesia.’ Kementerian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Kesehatan Ikan dan Lingkungan
Larasati, A dan Nasrul, W., (2017).’Manfaat Alga Merah (Rhodopyta) sebagai Sumber Obat dari Bahan Alam’. Fakultas Farmasi universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat, Indonesia, 2, hal.16–19
Lalopua, V., (2020). ‘Rendemen Ekstrak Kasar Dan Fraksi Pelarut Alga Merah (Kappaphycus alvarezii doty). Majalah BIAM, 16(1), hal.1–5.
Nurmilla, A. dan Aprillia, H., (2021). ‘Karakteristik Edible Film Berbahan Dasar Ekstrak Karagenan dari Alga Merah (Eucheuma spinosum)’. Jurnal Riset Farmasi, hal.24–32.
Ode, I. dan Wasahua, J., (2014). ‘Desa Hutumuri Pulau Ambon’. Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, 7(2), hal.39–45.
Pakidi, C.S. dan Suwoyo, H.S., (2017). ‘Potensi Dan Pemanfaatan Bahan Aktif Alga Cokelat Sargassum Sp’. Jurnal Ilmu Perikanan, 6(1), hal.551–562.
Prasetya, I.K.D., Suhendra, L. dan Putra, G.P.G., (2020). ‘Karakteristik Ekstrak Alga Coklat Pada Perlakuan Ukuran Partikel Dan Lama Ekstraksi Alga Coklat (Sargassum Polycystum) Sebagai Antibakteri’. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 8(1), hal.49.
Romadanu, Rachmawati, Si.H. dan Lestari, S.D., (2014). ‘Pengujian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Lotus’. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, 3(1), hal.1–7.
Sari, D.M., Sammuli, S.F., Napitupulu, T.B. dan Warni, S., (2023). ‘Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Matenasi (Garcinia Sp.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli’. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), hal.278-287.
Utami, Y.P., Taebe, B. dan Fatmawati, (2016). ‘Standarisasi Parameter Spesifik dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Murbei (Morus alba L.) dari Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 1(2), hal.48–52.
Wirasti, W., Rahmatullah, S.T. dan Muthoharoh, A., (2021). ‘Formulasi Sediaan Kombinasi Simplisia Daun Katuk, Daun Kelor, dan Jahe sebagai Minuman Instan’. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), hal.83–85.