EFEKTIVITAS RENDAMAN KULIT PEPAYA (Carica papaya L) DAN KULIT PISANG (Musa paradisiaca L) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L)
Main Article Content
Abstract
Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan telah menyebabkan penurunan kualitas tanah serta dampak lingkungan yang signifikan, sehingga diperlukan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak kulit pepaya (Carica papaya L.) dan kulit pisang (Musa paradisiaca L.) yang difermentasi sebagai pupuk cair organik terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua perlakuan, yaitu P1 (ekstrak kulit pepaya) dan P2 (ekstrak kulit pisang), masing-masing enam ulangan. Fermentasi dilakukan selama dua hari sebelum diaplikasikan setiap minggu pada tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 memberikan pertumbuhan yang lebih optimal, dengan rata-rata tinggi tanaman 19,83 cm, jumlah daun 10,1 helai, dan panjang akar 12,2 cm. Meskipun analisis ANOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, uji Duncan tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Namun demikian, ekstrak kulit pisang menunjukkan potensi yang lebih konsisten sebagai pupuk organik cair yang efektif untuk mendukung pertumbuhan tanaman daun.
Kata Kunci: pupuk organik, kulit pisang, kulit pepaya, pertanian berkelanjutan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dewi, D. S., & Afrida, E. (2022). Kajian respon penggunaan pupuk organik oleh petani guna mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Society, 2(4), 131–135.
Feriyana, W. (2021). Pupuk organik sebagai produk unggulan Bumdes Mitra Usaha Desa Banjar Rejo Kecamatan Belitang Jaya Ogan Komering Ulu Timur. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).
Mulyono. (2018). Membuat mikroorganisme lokal (MOL) dan kompos dari sampah rumah tangga. AgroMedia Pustaka.
Purnomo, A. S., Alkas, T. R., & Ersam, T. (2019). Biodegradasi pestisida organoklorin oleh jamur. Deepublish.
Rahmadani, R., Yenni, M., & Hilal, T. S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan pada pekerja di toko pertanian Kecamatan Pasar Kota Jambi tahun 2022. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6), 2715–2724.
Susmiati, S., Darwadi, D., & Lutfi, E. I. (2017). Hubungan antara kontak pupuk urea dengan dermatitis pada petani di Desa Sekaran Kabupaten Tuban. Nursing Sciences Journal, 1(1), 57–65.